Yuk Lebih Mengenal Malahayati Rider Community

MALAHAYATI Rider Community disingkat MiRC , adalah sebuah komunitas motor yang bertujuan untuk membentuk suatu hubungan kekeluargaan yang harmonis antar anggota dan melakukan sesuatu yang positif bagi masyarakat dengan media kendaraan roda dua atau motor.

MiRC digagas sejak oktober 2010, oleh 5 orang anggota. Di latar belakangi oleh keprihatinan melihat pengendara malahayati yang sering jatuh di depan Graha Bintang Malahayati, sehingga ada gagasan untuk membuat suatu komunitas yang bisa memberikan penyuluhan safety riding course kepada masyarakat Universitas Malahayati.

Tur pertama MiRC bersama dengan Honda MegaPro Lampung menuju Teluk Kiluan dan bersamaan dengan hal itu, mereka mendeklarasikan diri bahwa akan ada komunitas motor bernama “MiRC” yang bermarkas di Universitas Malahayati. Tur mereka yang kedua diadakan di Air Terjun Tanggamus, pada tanggal 17 April 2011. Dimana pada saat itu langsung diadakan Mubes yang pertama sekaligus menetapkan tanggal 17 April sebagai Hari jadi MiRC.

MiRC melakukan Reli wisata di ulang tahunnya yang pertama sekaligus Pengukuhan MiRC di Kampus Unimal yang diresmikan oleh DR. Marshal Usman. Reli wisata ini di ikuti oleh beberapa komunitas motor dari Jakarta dan Lampung.

Di tahun kedua mereka, mereka mengadakan safety riding course bersama Polda Lampung bertempat di Universitas Malahayati.

Tahun Ketiga mereka melakukan tur keliling lampung bertajuk “Rolling Damai” sekaligus Penandatanganan MOU bersama Polda Lampung disaksikan langsung oleh DR. Muhammad Khadafi SH,. MH.

Sedangkan Untuk Anniversary yang ke-empat, MiRC lebih memilih untuk berbagi bersama anak-anak panti asuhan Daarul Alya yang bertempat di gang PU, Bandar Lampung. Mereka mengadakan makan bersama dan berbagi rizky kepada anak-anak yatim-piatu disana.

Selain, melaksanakan acara tahunan seperti kegiatan tur, penyuluhan safety riding, berbagi bersama orang tidak mampu, MiRC juga melakukan kegiatan rutin yaitu “Kopdar” atau kopi darat yang diadakan setiap minggu pertama dan ketiga setiap bulannya untuk membahas kegiatan positif yang akan dilakukan selanjutnya. Selain itu, setiap tahunnya juga mereka mengadakan bakti sosial di bulan ramadan.

Bagi kalian yang ingin menjadi member komunitas ini tinggal datang pada saat kopdar di minggu pertama atau ketiga dengan syarat memiliki motor jenis apapun dengan surat lengkap minimal SIM dan STNK.

Disini anda akan beri pengetahuan dasar apa itu safety riding dan akan diajari untuk lebih mengenal motor anda luar dan dalam. Sehingga bisa bermanfaat bagi pribadi dan orang lain.

Begini Cara Mahasiswa Unaya Bantu Pengungsi Rohingya

BANTUAN berupa sembako dan berbagai macam kebutuhan untuk pengungsi Rohingya dan bangladesh di penampungan sementara di Bayeun, Langsa, hingga kemarin terus mengalir. Kali ini relawan dari mahasiswa Universitas Abulyatama yang terbentuk dalam 2 organisasi yaitu Pema dan BEM FK Unaya sedikit beda dari yang lain, selain memberikan bantuan berupa sembako dan obat-obatan, mereka juga memberikan pendidikan psikologis (edukasi psikologis) kepada puluhan anak-anak pengungsi Rohingya yang berada dipenampungan sementara didesa Bayeun, Langsa.

Muslim, mengatakan, “anak-anak pengungsi rohingya sangat perlu diberikan edukasi psikologis, kita sama-sama tau mereka kurang lebih lima bulan didalam bot terombang ambing d itengah laut, sehingga mental dan psikis mereka terganggu sehingga menyebabkan mereka stres berat, maka kami dari tim relawan Mahasiswa Universitas Abulyatama memberikan edukasi psikologis kepada mereka agar sedikit membantu agar anak-anak pengungsi Rohingya ceria dan tersenyum kembali”.

Psikologi pendidikan adalah sebuah bidang studi yang berhubungan dengan penerapan pengetahuan tentang perilaku manusia untuk usaha-usaha kependidikan. “Selain menerapkan pengetahuan kepada anak-anak, kami juga mengajarkan bahasa indonesia, menggambar bersama, cara mencuci tangan yang benar dan nonton film animasi bareng bersama anak – anak pengungsi rohingya,” imbuh Afrah Mahasiswa FK Unaya

Di hari terakhir, relawan Mahasiswa Universitas Abulyatama membagikan balon udara kepada anak-anak pengungsi Rohingya, dan sama sama melepaskanya ke udara, tampak dari mereka tersenyum bahagia dan ceria. Adapun selain edukasi psikologis yang mereka berikan, juga dalam bentuk sembako dan obat-obatan yang langsung diberikan dan serah terima kepada posko pengungsi rohingya ditempat. []

Laporan : Aldian Ilham – Abulyatama Aceh

Teknik Sipil Malahayati Kini Bergabung dalam FKMTSI

BICARA tentang fakultas teknik, maka yang muncul adalah cerita solidaritas. Keterkaitan antar mahasiswanya seperti sebuah keluarga besar. Tak hanya sekampus, mereka juga menjalin keakraban dengan rekannya yang dari kampus berbeda.

Begitu pula dengan Fakultas Teknik Universitas Malahayati. Mereka yang begitu akrab di dalam kampus, kini memperluas jalinan persaudaraan dengan bergabung Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKMTSI).

Sebagai wujud penghargaan, Universitas Malahayati dipilih sebagai tempat perencanaan pembukaan FKMTSI tahun 2015. Tujuannya, untuk memperkenalkan Teknik Sipil Universitas Malahayati ke khalayak luas agar ruang lingkup organisasi teknik sipil lebih maju dan berkembang.

Bupati Teknik Sipil Malahayati, Qoli Paundra, menjelaskan Fakultas Teknik Sipil Malahayati masuk dalam wilayah lima bersama Universitas Bandar Lampung, Universitas Lampung, Universitas Muhammadiyah Metro, Universitas Jaya Baya, Universitas Trisakti, dan Universitas Pancasila.

Perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam FKMTSI, Kamis malam (28/5) menyelenggarakan pertemuan di kompleks Kabara, Kampus Universitas Malahayati.

Lazimnya mahasiswa Teknik Sipil yang berpenampilan cuek, begitulah yang terlihat secara kasat mata ketika mereka diskusi. Bercelana jins kusut dipadu t-shirt dan berambut gondrong. Mereka berdiskusi diselingi senda gurau.

Tetapi jangan menilai mereka ini hanya melalui sudut pandang fisik. Sebab, sejatinya mereka adalah kumpulan mahasiswa yang cerdas, dan cermat. Keilmuan yang mereka pelajari menuntut ketekunan, ketelitian, dan juga bernuansa seni, sehingga menghasilkan karya yang rapi.

Lihat saja mereka, walau berpenampilan urakan namun tetap penuh persudaraan, beretika, dan santun.[]

Pendapat Mahasiswa Tentang Perpustakaan Malahayati

HIJAU dan teduhnya suasana perpustakaan Universitas Malahayati, Bandarlampung. Lumbung ilmu terbesar di kampus ini diberi nuansa nusantara dari Sabang sampai Meurauke. Berjejer berbagai rumah adat dari berbagai daerah menjadi tempat mahasiswa belajar.

Shelva salah satu pengunjung perpustakaan mengaku senang berkunjung ke perpustakaan untuk mencari bahan tugas. “Nyaman,” kata mahasiswi Prodi Akafarma Universitas Malahayati ini. “Suarjana dan fasilitasnya sangat bagus dan baik.”

Di malam hari pun mahasiswa ada yang belajar di sini. Misalnya, ketika malahayati.ac.id berkunjung ke sini, ada sekelompok asisten dosen Lab Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati yang akan melaksanakaan persamaan presepsi. Mereka sedang mempersiapkan kegiatan praktikum.

“Kami memanfaatkan tempat yang tenang di perpustakaan sehingga kosentrasi bisa tejaga,” kata Elang, asisten dosen lab fisiologi angkatan 2013.

Elang mengatakan sangat sering datang ke perpustakaan, karena fasilitas yang menunjang sangat lengkap. Ia berharap koleksi buku diperbanyak. “Karena sangat menunjang pembelanjaran di fakultas,” kata Elang.

Mari Keliling Indonesia di Perpustakaan Malahayati!

PENASARAN kan bagaimana rasanya keliling Indonesia di dalam sebuah perpustakaan? Perpustakaan Universitas Malahayati yang terletak di lantai 8 gedung F ini menawarkan pengalaman berkeliling Indonesia ditemani buku-buku referensi yang cukup lengkap. Nah, seperti apakah suasana perpustakaan yang unik ini?

Ketika pertama melangkahkan kaki di pintu perpustakaan kita akan disambut cahaya lampu yang lembut. Jika mengarahkan mata ke depan, maka akan tampak sulur-sulur pohon anggur di sekitar papan yang memuat daftar nama-nama rumah adat dari 34 provinsi di indonesia.

Tolehkan kepala ke kiri maka kita akan melihat bagian administrasi umum serta loker tempat menyimpan tas dan barang-barang bawaan yang lain. Di sebelah kanan adalah bagian sirkulasi tempat meminjam dan mengembalikan buku.

Konsep perpustakaan yang bernuansa budaya Nusantara ini diprakarsai langsung Ketua Dewan Pembina Yayasan Alih Teknologi H. Rusli Bintang. Dibangun sebagai sarana untuk menunjang proses belajar mahasiswa serta sebagai bentuk pelestarian budaya, fasilitas di perpustakaan ini disediakan cukup lengkap mulai dari meja, kursi, papan tulis, LCD, AC dan mesin fotokopi. Fasilitas ini dapat dinikmati oleh semua prodi bahkan oleh mahasiswa dan masyarakat umum dengan syarat menjadi anggota perpustakaan.

Jika berjalan berkeliling, maka kita akan melihat ke-34 rumah adat dibangun mengelilingi sebuah sungai kecil. Hal yang menarik dari rumah adat ini adalah pembangunannya yang melibatkan orang-orang dari daerah asal mereka masing-masing. Misalnya rumah adat Bali yang dibangun langsung oleh orang Bali dan rumah adat Jawa Tengah yang dibangun oleh orang asli Jawa Tengah.

Selain rumah adat, perpustakaan ini juga dilengkapi dengan beberapa pohon yang memberikan kesan teduh dan sejuk serta kursi-kursi berbentuk angsa dan gajah yang nyaman untuk membaca. Di tengah  sungai kecil yang melingkar bederet rak-rak berisi buku bacaan,mulai dari buku teknik, kesehatan, ekonomi dan farmasi, semuanya tersedia.

Di dekat rumah adat Aceh yang sekaligus berfungsi sebagai mushola, kita akan mendapati sebuah pintu untuk masuk ke ruang baca yang bernuansa modern. Diadaptasi dari gaya interior negeri kincir angin Belanda, ruangan ini tampak sangat elegan dan nyaman.

Ruangan ini terdiri dari sebuah ruang pustaka digital, 14 ruang belajar dan diskusi serta sebuah ruang referensi. Ruang belajar dan diskusi disediakan dalam dua bentuk, yang pertama kita bisa memilih duduk di kursi dan pilihan kedua kita bisa duduk di sofa atau lesehan.

“Sayangnya masih ada mahasiswa yang tidak kenal dengan perpustakaannya sendiri, padahal fasilitas perpustakaan ini sudah sedemikian lengkap dan bisa digunakan oleh semua prodi bahkan oleh masyarakat umum sekalipun,” ungkap Meni Sutarsih, S. Pd, M. Si. selaku Ketua Perpustakaan Unimal.

Sudah terbayang kan bagaimana luar biasanya perpustakaan Universitas Malahayati? Tunggu apa lagi, ayo ke perpustakaan sambil keliling Indonesia!

Ini Pembelajaran di Keperawatan Universitas Malahayati

PRODI Keperawatan (Ners) Universitas Malahayati (Unimal) selalu mengawal proses pendidikan agar berjalan dengan baik sehingga dapat menghasilkan lulusan yang bermutu dengan IPK yang makin meningkat dan masa studi yang cepat (tetap waktu).

Ketua Prodi Ilmu Keperawatan Andoko, S.Kep.,Ns.,M.Kes, mengatakan, Prodi Keperawatan Unimal Bandar Lampung selalu konsisten untuk menjaga kurikulum dan proses pembelajaran agar tetap mengarah untuk tercapainya delapan komptensi yang telah ditetapkan dan disepakati oleh Persatuan Perawatan Nasional Indonesia (PPNI) dan Asosiasi Institusi Pendidikan Ners Indonesia (AIPNI)

“Proses pembelajarannya juga telah menggunakan kurikulum KBK sehingga mahasiswa dapat lebih aktif dalam menggali pengetahuan yang diharapkan,” kata dia

Proses pembelajaran juga tidak hanya belajar di kelas, tapi juga dilakukan dilaboratorium juga langsung di lahan praktek, hal ini memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk mampu mengasah ketrampilan yang dimilikinya.

Selain dibekali dengan kemampuan keperawatan, mahasiswa keperawatan yang tinggal di asrama juga diberi bekal kemampuan bahasa Inggris dan kemampuan membaca serta memahami kanduangan kitab suci Al Quran.

“Sehingga lulusan yang dihasilkan tidak hanya pandai secara kognitif tapi juga pandai secara afektif. Lulusan prodi Keperawatan yang dihasilkan sehingga mampu diserap oleh pasar kerja baik lokal, nasional ataupun di regional,” kata dia.

Sementara itu, agar proses pembelajaran berjalan dengan baik, prodi melakukan pengawasan yang dilakukan oleh lembaga Penjamin Mutu Internal (LPMI) tingkat universitas, dilakukan oleh koordinator Unit Penjamin Mutu Internal (UPMI) tingkat Prodi Keperawatan.

“Dengan begitu standar prodi keperawatan Unimal dalam siap proses pemebelajaran dapat tercapai,” kata dia.[]

Ini kebijakan Prodi Keperawatan Universitas Malahayati

UNTUK menjaga kualitas akademik, Program Studi (Prodi) Keperawatan Universitas Malahayati (Unimal) melakukan kajian tentang proses pembelajaran melalui umpan balik dari dosen, mahasiswa,alumni, dan pengguna lulusan mengenai harapan dan persepsi mereka.

Menurut Ketua Prodi Ilmu Keperawatan Andoko, S.Kep.,Ns.,M.Kes, cara seperti ini lebih efektif, sehingga kebijakan yang dibuat oleh Prodi dapat lebih optimal. Hal ini dapat berpengaruh terhadap kualitas akademik mahasiswa Keperawatan Unimal yang semakin baik.

“Kajian proses pembelajaran ini didapat dari penyebaran angket kepada dosen, mahasiswa, alumni, dan penguna. Mereka diwajibkan untuk mejawab setiap pertanyaan disertai dengan tindak lanjut yang harus dilakukan oleh prodi,” kata dia.

Berkat kajian ini, beberapa kebijakan mengenai proses pembelajaran diambil oleh prodi untuk mahasiswa, seperti memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk dapat menggunakan laboratorium keperawatan secara mandiri, setelah perkuliahan berlangsung.

“Prodi juga berencana meningkatkan frekuensi pelaksanaan pelatihan ketrampilan keperawatan kepada mahasiswa yang dilakukan oleh alumni yang sudah bekerja di lahan praktek,” kata dia bdalam rilis yang diterima malahayati.ac.id .

Langkah merekrut dosen baru sebagai preceptor yang akan di letakkan pada lahan praktek yang sesuai dengan peminatan bidang keilmuannya, sehingga setiap preceptor hanya akan membimbing satu bidang ilmu disatu tempat praktek saja.

“Preceptor tersebut mendampingi dan melakukan monitoring setiap hari pelaksanaan tahap profesi, sehingga proses bimbingan pada tahap profesi dapat dilakukan dengan sangat baik,” kata dia

Preceptor ini diletakkan di lahan praktek selama minimal 2 tahun, kemudian akan difasilitasi untuk dapat mengambil S2 Keperawatan sesuai dengan bidang keilmuan yang ditekuninya. Sedangkan prodi akan merekrut preceptor baru untuk menggantikan yang kuliah dan proses ini direncanakan akan berkelanjutan, sehingga sistem perencanaan staf dosen akan berjalan dengan baik.

“Dengan langkah ini, pendampingan yang dilakukan oleh dosen/preceptor terhadap alumni dalam proses bimbingan di lahan praktek bisa lebih optimal lagi,” kata dia.

Prodi terus meningkatkan soft skill mahasiswa dengan menfasilitasi mahasiswa dalam kegiatan-kegiatan akademik sehingga kemampuannya terus akan meningkat, termasuk kemampuan kepemimpinan, komunikasi dan meningkatkan etika lulusan agar mampu menghormati semua tenaga kesehatan yang ada.

“Penanaman etika dengan memperbanyak kegiatan pembinaan selama tinggal di asrama. Dengan begitu setelah lulus tidak hanya memiliki kemampuan diatas rata-rata, tapi juga memiliki etika yang tinggi terhadap pasian, hal ini lah yang membedakan lulusan Unimal dengan lainnya,“ kata dia.[]

Menelisik Prodi Keperawatan Universitas Malahayati

PROGRAM Studi (Prodi) Keperawatan, Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Malahayati (Unimal), didirikan sebagai upaya mendidik dan meningkatkan peran serta masyarakat, keluarga dan pasien untuk meningkatkan derajat kesehatannya.

Berdasarkan Izin penyelenggaraan program studi no 4470/D/T/2004 dialjutkan dengan Izin penyelenggaraan program pendidikan profesi ners 267/D/D/2008,  Surat  Keputusan BAN-PT no 488/SK/BAN-PT/Akred/PN/XII/2014 tentang nilai dan peringkat akreditasi program studi keperawatan  dan program studi ners. Dengan nilai B (304 dan 307). SK pendirian  Akper  no 2757/D/T/K-II/2009/ (perpanjangan), izin pendirian Akper dimulai sejak tahun 2000. memberikan ijin penyelenggaraan Program Studi Akademi keperawatan pada Universitas Malahayati.

Visi

“Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Malahayati menghasilkan lulusan Ners (Ns) yang berakhlak mulia, dan mampu bersaing serta kompeten dalam memberikan asuhan keperawatan, secara komprehensif khususnya pada pasien dengan kegawat-daruratan, dalam tatanan keluarga dan komunitas sesuai dengan standar kompetensi perawat nasional dan regional pada tahun 2018”

Misi

Menghasilkan lulusan Ners yang kompeten, baik secara kognitif, afektif dan psikomotor dalam memberikan asuhan keperawatan kepada pasien, khususnya pada pasien dengan kegawat-daruratan dalam tatanan keluarga dan masyarakat.

Menghasilkan lulusan Ners yang kompeten dalam melakukan penelitian guna mencari solusi masalah-masalah kesehatan/keperawatan khususnya pada pasien dengan kegawat-daruratan dalam tatanan keluarga dan masyarakat.

Menghasilkan lulusan Ners yang kompeten dan peka terhadap permasalahan sosial dan kesehatan khususnya pada permasalahan pasien dengan kegawat-daruratan dalam tatanan yang ada di keluarga dan masyarakat.

Memperluas jaringan kerja sama baik institusi pemerintah maupun swasta secara nasional dan regional dalam rangka meningkatkan kualitas lulusan serta memperkenalkan calon lulusan pada dunia kerja.

Mengembangkan kurikulum dan sumber pembelajaran keperawatan yang berbasis kompetensi, khususnya pada keperawatan kegawat-daruratan dalam tatanan keluarga dan komunitas sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Menurut Ketua Prodi Ilmu Keperawatan Andoko, S.Kep.,Ns.,M.Kes, usaha yang telah dilakukan Prodi Keperawatan dalam mensosialisasikan visi misi cukup berhasil, ini terlihat dari hasil audit oleh Sistem Penjamin Mutu Internal (SPMI) Universitas yang dilakukan pada tahun 2012.

“Dari hasil audit yang tertuang pada berita acara audit oleh LPMI (Lembaga Penjamin Mutu Internal) Universitas Malahayati No. 104.80.408.07.12 terlihat bahwa tingkat efektifitas tentang pemahaman visi misi mendapatkan nilai 2.0 (rentang nilai 1-4). Hasil ini memberikan gambaran kepada Prodi Keperawatan (Ners) FK Universitas Malahayati untuk terus melakukan peningkatan sosialisasi visi misi Prodi Keperawatan kepada seluruh civitas akademika,” jelas dia kepada malahayati.ac.id

Tujuan Program Studi Prodi ilmu keperawatan

Memiliki kompetensi yang handal secara kognitif, afektif dan psikomotor untuk dapat memecahkan permasalahan kesehatan/keperawatan yang ada pada pasien, khususnya permasalahan yang ada di keluarga dan masyarakat.

Memiliki kompetensi dalam melakukan penelitian untuk memecahkan permasalahan kesehatan/keperawatan yang ada pada pasien, khususnya pada kasus-kasus di keluarga dan masyarakat.

Memiliki kompetensi untuk dapat melakukan pengabdian masyarakat sehingga memiliki kepekaan sosial yang tinggi dalam menangani permasalahan-permasalahan pasien dalam konteks keluarga dan masyarakat.

Beriman, bertaqwa, bermoral dan beretika profesi sebagai seorang perawat profesional. Bersifat terbuka dan tanggap terhadap kemajuan ilmu pengetahuan dan tekhnologi.

Mampu mencermati dinamika perubahan yang terjadi di masyarakat dengan lebih mengedepankan pelayanan keperawatan keluarga dan komunitas secara komprehensif. Mampu mengenali dan menganalisis masalah kesehatan secara tepat, serta bersama masyarakat, keluarga dan pasien melakukan upaya pemecahan masalah []

 

Ini Alur Pelayanan Akademik di Universitas Malahayati

5 (Lima) Prinsip P3T

  1. Prinsip Proposional & Operasional
  2. Prinsip Pelayanan Prima
  3. Prinsip Integrasi pelayanan Administrasi  Akademik
  4. Prinsip Membangun EPSBED dengan tampilan data yang di up date
  5. Prinsip Memberi kepuasan kepada pihak terkait

 

SUSUNAN ORGANISASI PUSAT  PELAYANAN PENDIDIKAN TERPADU

  1. KEPALA P3T
  2. BAGIAN  PELAYANAN  ADMINISTRASI  KRS
  3. BAGIAN  PELAYANAN  ADMINISTRASI  PERKULIAHAN
  4. BAGIAN  PELAYANAN  ADMINISTRASI  PENGOLAHAN NILAI
  5. BAGIAN  PELAYANAN  ADMINISTRASI  AKADEMIK DAN AKHIR  STUDI
  6. BAGIAN  PELAYANAN  PELAPORAN EPSBED

 

 

TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB P3T

  1. P3T adalah unsur pelaksana teknis dan administrasi yang berfungsi mendukung kegiatan pelaksanaan pendidikan dan pengajaran di lingkungan Universitas.
  1. P3T dipimpin oleh seorang Kepala yang bertanggungjawab kepada kepala Biro Administrasi Akademik.
  2. Dalam melaksanakan kegiatan, kepala P3T dibantu oleh Bagian-bagian Pelayanan Administrasi Akademik
  1. Tugas P3T adalah
  1. Merencanakan dan melaksanakan Pelayanan Administrasi Akademik di lingkungan Universitas.
  2. Membuat perangkat yang diperlukan dalam pelaksanaan Administrasi Akademik.
  3. Memonitor pelaksanaan pelayanan Administrasi Akademik di lingkungan Universitas.
  4. Melakukan Evaluasi pelaksanaan pelayanan Administrasi Akademik.
  5. Melaporkan pelaksanaan pelayanan Administrasi Akademik secara berkala kepada kepala Biro Administrasi Akademik

 

  1. BAGIAN PELAYANAN ADMINISTRASI KRS
  1. Bagian Pelayanan Administrasi KRS adalah unsur pelaksana teknis yang berfungsi mendukung kegiatan pengajaran dalam bidang KRS.
  2. Bagian Pelayanan Administrasi KRS bertanggungjawab kepada kepala P3T
  1. Tugas Pokok Bagian Pelayanan Administrasi KRS adalah :
  1. Menyiapkan Data tebaran mata kuliah yang ditawarkan pada semester Ganjil/Genap untuk KRS Online (form tebaran mata kuliah)
  2. Verifikasi tebaran matakuliah  Ganjil/Genap KRS Online berdasarkan penyesuaian dari Prodi (form verifikasi)
  3. Menyiapkan dan menyerahkan Buku KRS/PA kepada Mahasiswa (buku PA)
  4. Melakukan Validasi cetakan KRS Mahasiswa yang telah mahasiswa cetak (form KRS)
  5. Menyiapkan data untuk kepentingan Bagian Perkuliahan
  6. Menyiapkan data yg diperlukan bagian pelayanan pelaporan dan ESPBED

 

 

  1. 2. BAGIAN PELAYANANADMINISTRASI PERKULIAHAN
  1. Bagian Pelayanan Administrasi Perkuliahan adalah unsur pelaksana teknis yang berfungsi mendukung kegiatan pengajaran dalam bidang pelaksanaan Perkuliahan ( Penjadwalan , Absensi, ujian tengah semester dan akhir semester )

 

  1. Bagian Pelayanan Administrasi Perkuliahan bertanggungjawab kepada kepala P3T
  1. Tugas Pokok Bagian Pelayanan Administrasi Perkuliahan adalah :
  1. Menyiapkan peta alokasi ruang dan durasi waktu (form ruang & waktu)
  2. Mengecek kesiapan ruang kuliah dan kelengkapan fasilitas ruang kuliah
  3. Menyiapkan Media dan sarana perkuliahan (Kunci ruang, Remote AC, LCD, Spidol, Penghapus dan air minum)
  1. Menyampaikan Permohonan Jadual dan Draft Jadual kepada Prodi (form surat ke prodi & draft jadwal)
  2. Membuat Jadual Gabungan sementara. (Form Jadual  Gabungan)
  3. Membuat Jadual sementara, dan diserahkan pada Prodi untuk divalidasi. (Form jadwal sementara)
  4. Membuat jadual Tetap (form jadwal gabungan)
  5. Membuat SK Mengajar untuk ditandatangani oleh Dekan (form surat keputusan)
  6. Menyiapkan Surat pemberitahuan mengajar (surat pemberitahuan mengajar)
  7. Membuat daftar hadir Dosen(form daftar hadir dosen)
  8. Membuat daftar hadir mahasiswa (form daftar hadir mahasiswa)
  9. Membuat Rekapitulasi  kehadiran Dosen (rekap kehadiran dosen)
  10. Menyampaikan rekapitulasi kepada kepala P3T, diteruskan ke prodi/fakultas untuk evaluasi, dan bagian keuangan/BAU untuk pembayaran honor mengajar dan transport
  11. Menyusun jadual serta pengawas UTS/UAS (form jadual)
  12. Mencetak dan membagikan  Kartu UTS/UAS (kartu ujian)
  13. Menyiapkan amplop soal UTS/UAS (form absen, berita acara, Nilai dan lembar jawaban)
  14. Membuat Surat Pemberitahuan UTS/UAS kepada Prodi/Dosen (form surat pemberitahuan)
  15. Menerima dan memperbanyak Soal UTS/UAS dari masing-masing dosen (form tandaterima)
  16. Membuat jadual pelaksanaan  UTS/UAS (form jadual)
  17. Menyerahkan berkas soal kepada dosen untuk pelaksanaan UTS/UAS (form tandaterima)
  18. Menerima berkas hasil pelaksanaan UTS/UAS, lalu menyerahkan kembali lembar jawaban dan embuat nilai kepada dosen untuk dikoreksi (form tandaterima)

 

 

3.BAGIAN PELAYANAN  ADMINISTRASI PENGOLAHAN NILAI &  KONVERSI

  1. Bagian Pelayanan Administrasi Pengolahan Nilai dan Konversi  adalah unsur pelaksana teknis yang berfungsi mendukung pengajaran dalam bidang Pengolahan Nilai dan Konversi

 

  1. Bagian Pelayanan Administrasi Pengolahan Nilai dan Konversi bertanggungjawab kepada kepala P3T
  1. Tugas Pokok Bagian Pelayanan Administrasi Pengolahan Nilai dan Konversi  adalah :
  1. Mengingatkan dosen untuk menyerahkan nilai akhir, sesuai batas waktu yang ditentukan.
  2.  Menerima nilai akhir dari dosen, yang telah mendapat validasi dari Ka.Prodi/wakil dekan  (form tandaterima)
  3. Menyerahkan copy nilai akhir  kepada bag. Pelayanan Komunikasi & Konsultasi untuk di publikasi (copy nilai matakuliah)
  4. Menginput nilai Akhir kedalam Siakad
  5. Cetak KHS dan diserahkan ke Kepala P3T untuk  divalidasi lalu diserahkan ke Kepala BAA dan Prodi (form KHS)
  6. Distribusi KHS (yang telah divalidasi oleh P3T, BAA, dan Prodi) kepada mahasiswa.(form KHS)
  7. Menerima dan mengimput nilai ujian sidang Skripsi/KTI/Tesis (Form nilai)
  8. Menginputkan Nilai konversi yang telah divalidasi Prodi (form konversi)
  9. Memeriksa/meneliti Nilai-nilai untuk pencetakan transkript sementara (form transkript)
  10.  Melayani pembuatan transkript sementara (keperluan  pindah)

 

  1. BAGIAN PELAYANAN ADMINISTRASI AKADEMIK DAN AKHIR STUDI
  1. Bagian Pelayanan Administrasi Akhir Studi adalah unsur pelaksana teknis yang berfungsi mendukung pengajaran dalam bidang administrasi akhir studi (ujian sidang, pencetakan Ijazah dan Transkrip
  1. Bagian Pelayanan Administrasi akhir studi bertanggungjawab kepada kepala P3T
  1. Tugas Pokok Bagian Pelayanan Administrasi Akademik dan akhir studi  adalah :
  1. Administrasi Akademik :
  2. Melayani Surat Keterangan Mahasiswa (form surat keterangan)
  3. Melayani Surat Cuti Mahasiswa (form surat cuti)
  4. Melayani Surat Pindah Universitas (form surat pindah)
  5. Melayani Surat Pindah Jurusan
  6. Surat Pengajuan Surat Pengajuan Bebas Akademik, Keuangan dan SPP 50%
  7. Memeriksa dan mengoreksi kelengkapan berkas peserta Yudisium
  8. Pelayanan pendaftaran Wisuda
  1. Melayani Administrasi pengajuan Judul Skripsi/KTI/Tesis (form surat permohonan ).
  2. Melayani Administrasi pengajuan Ujian sidang Skripsi/KTI/Tesis (form surat permohonan).
  3. Melayani Administrasi Yudisium

1). Form Surat Permohonan Yudisium

2). Form Pernyataan Penulisan nama dalam Ijazah dan Transkript

  1. Melayani Administrasi Pencetakan Ijazah dan Transkript

1).  Form Surat Permohonan Validasi data lulusan ke Prodi

2).  Pencetakan draft Ijazah, Transkript dan Surat Pernyataan

3).  Distribusi draft Ijazah, Transkript dan Surat Pernyataan ke mahasiswa

4).   Pengembalian draft Ijazah, Transkript dan Surat Pernyataan dari mahasiswa

5).  Validasi data lulusan.

6).  Laporan hasil validasi kepada Rektor Cq. WR.I (Surat Laporan)

7).  Persetujuan Rektor Cq. WR.1 tentang validasi

8).  Registrasi Ijazah & Transkript (Form Registrasi)

9).  Pencetakan Ijazah dan Transkript

10).  Koreksi/validasi oleh kepala P3T

11). Pengajuan Tandatangan Dekan (Surat permohonan tandatangan)

12). Verifikasi Final WR.I (Surat permohonan verifikasi laporan)

13). Pengajuan Tandatangan Rektor

14). Distribusi Ijasah & Transkript (Form Tanda Terima)

  1. Melayani Legalisirncetak
  2. Mencetak Dokumen Sumpah Dokter dan Profesi

 

  1. 7. BAGIAN PELAYANAN ADMINISTRASI PELAPORAN/EPSBED
  1. Bagian Pelayanan Pelaporan/EPSBED adalah unsur pelaksana teknis yang berfungsi mendukung pengajaran dalam bidang Pelaporan EPSBED
  1. Bagian Pelayanan Pelaporan/EPSBED bertanggungjawab kepada kepala P3T
  1. Tugas Pokok Bagian Pelayanan Pelaporan/EPSBED adalah:
    1. Menerima / mengimput data dari bagian  Pelayanan KRS.
    2. Menerima / mengimput data dari Bag.  Pengolahan  Nilai
    3. Mengolah , menyiapkan data EPSBED dan mengusulkan/melaporkan kepada P3T,  Ka.BAA dan Wakil Rektor I untuk mendapat  verifikasi/persetujuan
    4. Mengirimkan data yang  telah diverifikasi ke kopertis/dikti

 

Bagaimana Persiapan Mahasiswa Ekomomi Malahayati Hadapi MEA?

PEMAHAMAN tentang kesepakatan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) di Fakultas Ekonomi Universitas Malahayati ternyata sudah menjalar mulai dekan, dosen, hingga ke kalangan mahasiswa.

MEA akan berlaku Desember 2015 mendatang. MEA merupakan program negara-negara yang tergabung dalam ASEAN untuk bersatu membentuk kekuatan ekonomi pada 2015.

Seperti apa pemahaman MEA di kalangan mahasiswa Fakultas Ekonomi Unsyiah? Penulis malahayati.ac.id menemuinya seorang mahasiswa bernama Ria Sagita.

Apa pendapat Ria soal MEA? “Menurut aku sih program MEA sendiri bagus, MEA itu kan kebebasan dalam organisasi, politik, ekomomi, sosial, dan budaya, yang semuanya berbaur menjadi satu,” kata Ria. Artinya, antar negara-negara ASEAN nantinya tidak ada batasan.

Memang program ini membuka peluang yang sangat luas bagi ekonomi. “Tetapi itu juga menjadi tantangan terbesar kita sebagai generasi muda Indonesia dalam menghadapi MEA itu sendiri,” kata Ria.

Menurut Ria, dengan terbukanya ruang yang begitu luasnya, maka Indonesia perlu persiapan yang matang. “Secara pribadi, aku sendiri akan meningkatkan kualitas bahasa asing, softskill, memenej waktu dan pikiran,” kata Ria.

Ria sebetulnya masih duduk di semester 2 Fakultas Ekonomi Jurusan Manajemen. Ia sudah memiliki cara dan persiapan yang menarik dalam menghadapi MEA.

Artinya, apa yang disampaikan Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Malahayati, Azli Fahrizal, SE.,M.Si memang benar diterapkannya. Sebelumnya Azli mengatakan untuk menyambut itu diperlukan persiapan yang matang untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia. “Jadi persiapan untuk mengahadapi MEA harus dilakukan dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan stakeholders,” kata Azli. “Materi dan kurikulum pembelajaran juga disesuaikan dengan kebutuhan.”

Artinya, kata Azli, seluruh materi pendidikan diperkuat dengan informasi terkini dari perkembangan perekonomian terutama untuk menyambut MEA. “Para para dosen pun akan memberikan materi tambahan tentang MEA sehingga mengikuti perkembangan zaman,” ujar Azli yang juga adalah Sekretaris Malahayati Career Center ini lagi.

Menurut Azli, Fakultas Ekonomi yang dipimpinnya sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi MEA. “Di sini mahasiswa akan mendapat tantangan baru,” katanya.

Pernyataan Azli ini sejalan dengan harapan yang diutarakan Rektor Universitas Malahayati, Dr. Muhammad Kadafi SH MH. “Dari sekarang kita wajib mempersiapkan diri untuk persaingan global itu,” kata Kadafi. []