Rektor Kadafi Sumbangkan Gaji Asemen Eselon dari Negara untuk Anak Yatim

Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi SH MH memang dikenal berjiwa sosial. Bahkan kali ini seluruh gajinya dari asesmen eselon dari negera disumbangkannya untuk anak-anak yatim.

Saat ini, Dr Kadafi yang juga adalah Ketua Umum HIPMI Lampung ini sedang memikirkan bagaimana metode tercepat pemberian bantuan untuk anak-anak yatim di bawah naungannya di seluruh Sumatera. Sebab setiap tahun, di bulan ramadhan ia selalu bersafari ke rumah-rumah anak yatim untuk menyampaikan langsung bantuannya. Itu ia jalani mulai dari ujung barat  (Aceh) hingga ke ujung timur (Lampung) sumatera.

Soal membantu anak-anak yatim ini, Doktor Kadafi meneladani sosok Rusli Bintang, pendiri Universitas Malahayati. Ada puluhan ribu anak yatim yang disantuni Rusli Bintang setiap bulan di berbagai pelosok Indonesia.

Menyantuni anak-anak yatim ini tak hanya dilakukan di lingkungan kampus saja. Ia yang juga adalah salah satu pimpinan di NU Pusat  juga menularkan aktivitas sosial untuk membantu sesama ini di kalangan pengusaha di Lampung. Bahkan itu juga dilakukannya di lingkungan komunitas hobi burung kicau di Indonesia, ia juga adalah ketua komunitas itu. []

Bedah Buku Politik, Bupati Lampung Tengah Memuji Universitas Malahayati

Ratusan mahasiswa meramaikan bedah buku berjudul “Moralitas Republikan” di Kabara Cafe, Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Minggu 2 April 2017.

“Terimakasih Doktor Kadafi, teman saya yang juga adalah rektor di Universitas Malahayati ini,” kata Dr Ir H Mustafa, Bupati Lampung Tengah, yang membuka acara bedah buku ini. Doktor Kadafi yang dimaksud adalah Dr Muhammad Kadafi SH MH yang memang rektor di kampus ini. Ia juga adalah Ketua HIPMI Lampung.

Membuka acara bedah buku, menurut Mustafa, adalah kebanggaan sendiri bagi dirinya. “Apalagi ini berlangsung di kampus. Saya harap buku ini bisa menjadi pembelajaran bagi para mahasiswa tentang politik,” kata Mustafa.

Buku yang ditulis oleh Willy Aditya ini memang menguraikan soal politik di negeri ini. Singkat kata, buku ini mengupas bagaimana politik mengubah politik di negeri ini dari yang bersifat transaksional menjadi politik tanpa syarat.

Si penulis buku juga memuji Universitas Malahayati. “Politik sebenarnya memang berasal dari kampus. Mestinya sekarang memang dikembalikan ke kampus. Jangan biarkan preman-preman atau konglomerat hitam yang menguasai politik,” kata Willy.

Willy mengatakan agar kampus-kampus membuka diri untuk politik. “Politik membutuhkan ide-ide yang benar dan sesuai dengan harapan rakyat. Ide-ide seperti itu lahirnya dari kampus,” katanya.

Ia mengajak para akademisi untuk terlibat dalam berbagai partai politik. “Berikan ide-ide dan pencerahan dan gambaran cita-cita berpolitik itu,” katanya. “Karena itu saya sangat berterimakasih pada Doktor Kadafi yang sudah memulainya. Ini langkah baru setelah politik diberangus dari kampus di era rezim orde baru dulu.”

Selain menghadirkan si penulisnya, bedah buku ini juga diisi oleh narasumber yang berkualitas di Lampung. Di antaranya adalah Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi, Pimpinan Lampung Post Bambang Eka Wijaya, pengamat politik dari Universitas Lampung Budi Rahardjo M IP, dan praktisi agama dari IAIN Raden Inten H Muslimin S Th I MA.

Sejumlah tokoh juga terlihat hadir pada acara bedah buku ini. Termasuk salah seorangnya adalah Wakil Ketua DPRD Bandar Lampung. []

Ini Materi Rektor Kadafi pada Seminar Pemilu Jurdil di Universitas Malahayati

SEMINAR Nasional bertema “Mewujudkan Pemilu yang Jujur, Adil, Bersih dan Transparan” berlangsung di Graha Bintang, Universitas Malahayati, Bandar Lampung, kemarin.

Pembicara yang dihadirkan panitia juga pas dengan tema seminar. Mereka adalah Pemimpin Badan Pengawas Pemulu (Bawaslu) RI Nasrullah SH MH, dan Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi SH MH.

Klik link ini untuk membaca materi dari Rektor Universitas Malahati yang berjudul “MEMBANGUN TRADISI PEMILU LUBER DAN JURDIL”.

Soal Menjadi Golput, Ini Penjelasan Rektor Kadafi

SEMINAR Nasional bertema “Mewujudkan Pemilu yang Jujur, Adil, Bersih dan Transparan” di Graha Bintang, Universitas Malahayati, Bandar Lampung, kemarin, berlangsung sangat menarik. Seminar tidak monoton. Peserta antusias bertanya.

Pembicara yang dihadirkan panitia juga pas dengan tema seminar. Mereka adalah Pemimpin Badan Pengawas Pemulu (Bawaslu) RI Nasrullah SH MH, dan Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi SH MH.

Salah seorang mahasiswa dari Fakultas Hukum Universitas Malahayati bertanya tentang “bagaimana kiat bapak agar para pemilih pemula mau bertanya dan saya juga golput.”

Rektor Kadafi menjelaskan bahwa yang paling utama harus dipahami adalah semua tindakan seseorang di dunia ini pada akhirnya harus ditertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT. “Itu dulu konsep dasar kehidupan kita,” katanya.

Jadi, Dr Kadafi melanjutkan bahwa memilih untuk menjadi golput pun tentu harus bertanggungjawab.

Mengapa harus golput, apakah ini untuk menghindari tanggungjawab? “Tentu tidak bisa. Sebab menjadi golput itu juga memilih, dan ada konsekuensi pertanggungjawabannya,” katanya.

“Karena kita telah diberi fikiran untuk berfikir maka seharusnya kita bisa memilih pemimpin yang menurut kacamata kita baik,” Dr Kadafi menambahkan. “Bagi pemilih pemula yang memilih golput, maka jangan menyalahkan penguasa jika kebijakan pemerintah tak sesuai dengan harapan Anda.”

Kadafi mengatakan, pemerintah mempunyai kewajiban memerintah dan membuat regulasi oleh karena itu kita harus ikut serta. “Ibarat kata pun jika semua kandidat atau calon bagus kita bisa berperan sebagai pengawas untuk terciptanya pemilu yang luber dan jurdil.”[]

Apa Kata Rektor Kadafi Tentang Pengusaha Berpolitik

Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi SH MH memaparkan tren baru pengusaha berpolitik. “Seharusnya, pengusaha fokus pada jalurnya, dan pelaku politik juga fokus pada kepolitikannya,” kata rektor yang juga Ketua Umum HIPMI Lampung ini di kampus yang terletak di Jalan Pramuka, Bandar Lampung, kemarin.

Kendati demikian, Dr Kadafi melanjutkan, bahwa tak ada salahnya juga jika seorang pengusaha berminat banting stir ke dunia politik. “Namun, alangkah baiknya itu dilakukan ketika si pengusaha itu telah memiliki kematangan dan kedewasaan dalam memimpin,” katanya.

Menurut rektor yang juga adalah salah satu pimpinan di NU Pusat ini,  seorang pengusaha akan dinilai berhasil jika ia sudah menunjukkan kepiawaiannya dalam memimpin dan mampu menyejahterakan karyawan yang dipimpinnya. “Apalagi jika bisnisnya memberi dampak positif untuk publik,” katanya.

Jika sudah demikian, Dr Kadafi menambahkan, maka tak ada salahnya ia mengadi untuk kepentingan publik melalui jalur politik.

“Kita yakin, pengusaha seperti itu di saat ia menjadi pemimpin maka akan benar-benar mengabdikan diri kepada masyarakat dan menjadi  pemimpin yang bisa menjad tauladan masyarakat. Ia tak lagi berfikir untuk kepentingan pribadi tetapi lebih kepada kemaslahatan umat,” katanya.

Pernyataan itu disampaikannya pada seminar nasional bertema “Mewujudkan Pemilu yang Jujur, Adil, Bersih dan Transparan” yang diselenggarakan Universitas Malahayati. Dr Kadafi adalah salah satu pembicara pada seminar ini. Bahkan panitia juga menghadirkan salah seorang Pemimpin Badan Pengawas Pemulu (Bawaslu) RI, Nasrullah SH MH. Ia memimpin Divisi Sosialisasi, Humas dan Hubal. []

Pimpinan Bawaslu Jadi Pembicara Seminar Nasional di Universitas Malahayati

UNIVERSITAS Malahayati, Bandar Lampung, menggelar seminar nasional mengenai pentingnya pemilihan umum, Kamis 30 Maret 2017.

Berthemakan “Mewujudkan Pemilu yang Jujur, Adil, Bersih dan Transparan”, panitia seminar menghadirkan salah seorang Pemimpin Badan Pengawas Pemulu (Bawaslu) RI, Nasrullah SH MH. Ia memimpin Divisi Sosialisasi, Humas dan Hubal.

Pada seminar nasional yang terbuka untuk umum di Universitas Malahayati itu, Nasrullah tampil bersama dengan Dr Muhammad Kadafi SH MH, yang tak lain adalah rektor di kampus ini.

Seminar berlangsung dengan menarik. Pengunjung memenuhi gedung Graha Bintang, sebuah gedung yang memang dipersiapkan oleh kampus untuk event-event besar yang diselenggarakan kampus.

Pengunjung tak hanya dari kalangan mahasiswa, juga tampak dosen dan unsur-unsur pemerintahan, dan partai politik. Bahkan  dari Panwaslu di wilayah Lampung juga hadir.

Mahasiswa Unmal Asal Banten Gelar Juminten 2016 di Hotel Emersia

MAHASISWA Universitas Malahayati asal Banten gelar Jumpa Mahasiswa Banten (Juminten) 2016. Acara ini dilaksanakan pada Sabtu, 12 November 2016 di Hotel Emersia. Acara ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar mahasiswa Banten, memperkenalkan mahasiswa asal Banten 2016 dan pemilihan ketua Juminten dan ketua Keluarga Mahasiswa Banten (KMB).

Pertemuan ini dihadiri oleh dokter pembimbing, tamu undangan, mahasiswa koas serta seluruh mahasiswa asal Banten angkatan 2013 hingga 2016. Acara ini mengusung tema “Tina Salembur Jadi Sadulur“. Agar acara ini berjalan dengan sukses, panita membutuhkan waktu jauh hari untuk mempersiapkan.

Serangkaian acara Juminten kali ini ialah pembukan, sambutan, makan malam, perkenalan dan penampilan semua angkatan, games, pemilihan ketua Juminten dan ketua KMB. Acara berjalan dengan lancar, terlihat dengan antusias dari semua pihak mengikuti serangkaian acara. Tidak terdapat kendala yang berarti, semua terlihat lancar Dan sukses.

“Terima kasih atas partisipasinya dr Marni serta keluarga dan dr Sri Maria Puji serta keluarga, kakak coas dan seluruh angkatan mahasiswa asal Banten. Semoga Juminten kedepannya dapat membuat lebih erat lagi, lebih kebersamaannya dan lebih baik lagi. Hatur nuhun kepada panitia yang sudah meluangkan waktu dan tenaganya,” ujar Samsul Bahri, Ketua Juminten 2016.[]

TBM Coronarius Gelar Penyuluhan di SMP IT Baitul Jannah

TBM Coronarius Gelar Penyuluhan di salah satu SD dan SMP di Bandar Lampung. Acara ini masih merupakan salah satu agenda Dari 10 rangkaian acara HUT TBM Coronarius. Acara penyuluhan ini diadakan di SD Negeri 1 Sumber Agung dan SMP IT Baitul Jannah pada 29 Oktober 2016.

Pembagian tugas dibagi menjadi dua grup yakni mengarap pada siswa SD dan SMP.  Pada grup SMP, TBM Coronarius mengacu pada siswa dan siswi kelas tujuh dan delapan. Materi yang disampaikan kali ini mengenai Trauma Muskuloskeletal dan Penanganannya.

Usai menjelaskan materi, setiap kelas langsung dibagi menjadi depalan kelompok, yang masing-masing kelompoknya terdiri dari 6 hingg 7 siswa dan siswi. Setiap kelompok akan dimentoringkan oleh 2 hingga 3 anggota TBM Coronarius. Penyuluhan kali ini mengajarkan mengenai cara penanganan luka, cara memberhentikan pendarahan sederhana seperti mimisan dan cara pembidaian jika terjadi patah tulang.

Setelah itu, mentoring mempraktikan dan disusul oleh para siswa untuk mengaplikasikan apa yang sudah dicontohkan. Terakhir, para mentor memberikan tes yang berupa kasus cerita dan melihat bagaimana cara mereka menanganinya. Sebelum pulang TBM Coronarius berkumpul dengan kepala sekolah dan guru untuk mengucapkan terimakasih dan memberikan kenang-kenangan ke pihak sekolah. Alhamdulillah pihak SMP TI Baitul Jannah merasa senang dan siswa terlihat antusias untuk mengikuti acara ini.[]

 

TBM Coronarius Gelar Penyuluhan di SDN 1 Sumber Agung

TBM Coronarius Gelar Penyuluhan di salah satu SD dan SMP di Bandar Lampung. Acara ini masih merupakan salah satu agenda Dari 10 rangkaian acara HUT TBM Coronarius. Acara penyuluhan ini diadakan di SD Negeri 1 Sumber Agung dan SMP IT Baitul Jannah pada 29 Oktober 2016.

Pembagian tugas dibagi menjadi dua grup yakni mengarap pada siswa SD dan SMP.  Pada grup SD, TBM Coronarius mengacu pada siswa dan siswi kelas dua dan tiga, yang dalam kelas tiga terbagi menjadi 3A dan 3B. Masing-masing kelas terdiri dari 25 hingga 30 siswa yang masing-masing kelas terdapat 3 mentor. TBM memulai acara ini pukul 10.00 WIB.

Untuk kelas 2 diajarkan bagaimana cara mencuci tangan dan menggosok gigi, serta langsung mempraktekannya. Sedangkan, untuk kelas 3, diajarkan cara mencuci tangan dan penanganan luka. Ditambah dengan hadiah2 di tiap kelasnya bagi yang dapat menjawab pertanyaan yang diberikan oleh mentornya, maupun yang berani maju kedepan untuk mempraktekan apa saja yang telah dipelajari. Masing-masing siswa diberikan susu Mikuat. Diakhir kegiatan adalah sesi foto bersama dengan kepala sekolah, guru, siswa dan siswi serta aggota lain TBM Coronarius yang juga ikut berpartisipasi dalam acara ini.[]

HMTI Gelar Kunjungan Industri Ke PT Coca Cola Tanjung Bintang

FAKULTAS Teknik Program Studi Industri Universitas Malahayati gelar Kunjungan Industri ke PT. Coca Cola Amatil Bottling, Tanjung Bintang. Acara ini dilaksanakan pada Selasa, 25 Oktober 2016 menaiki sebuah bis Trans Lampung. Terlihat kunjungan ini dihadiri oleh dosen prodi industri serta seluruh mahasiswa/i angkatan 2013 hingga 2016.

Dalam rangka memperkenalkan dunia kerja kepada seluruh mahasiswa teknik industri, Himpunan Jurusan Teknik Industri (HMTI) mengadakan kegiatan kunjungan. Sebelumnya HMTI pernah mengadakan kunjungan ke PT. Sosro, Palembang. Kini HMTI memilih untuk mengunjungi PT. Coca Cola yang hanya ditempuh satu jam perjalanan.

Sesampainya di PT. Coca Cola, seluruh mahasiswa beserta dosen disambut dengan semangat pagi. Salah satu karyawan di PT ini menjelaskan sejarah serta perkembangan Coca Cola melalui video. Mahasiswa begitu antusias, terlihat dari cara mereka mengajukan beberapa pertanyaan.

Kunjungan kali ini menjelaskan mengenai proses produksi, mulai dari pencucian botol, pencampuran bahan, pengisian, pengemasa, pendistribusian hingga pengolahan limbah cair yang dihasilkan.[]