Pertandingan Badminton Dekan Cup 2018

PERTANDINGAN Badminton Dekan Cup 2018 oleh Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati. Pertandingan ini masih berlangsung sejak 16-25 April 1018 di Lapangan Bulutangkis Universitas Malahayati. Selama Pertandingan berlangsung seru dan pemain terlihat bersemangat.

Pada hari pertama Pertandingan Dekan Cup cabang Olahraga Badminton dibuka dengan pertandingan antara Pertandingan Tim Hipofisis Vs Sagittalis, Disusul dengan pertandingan ke-2, Pertandingan Single Wanita antara Hipofisis Vs Sagittalis, kemudian Ganda Putra Hipofisis Vs Sagittalis dan Ganda Putri Hipofisis Vs Sagittalis.

Dihari ke-2 Pertandingan Cabang Badminton di buka dengan pertandingan antara Tim Hipofisis Vs Articulatio. Pertandingan Ganda Putra Hipofisis Vs ARTICULATIO menjadi opening pada cabang ini, dilanjutkan dengan Pertandingan Ganda Putri Hipofisis Vs Articulatio, dan Pertandingan Ganda Campuran Hipofisis Vs Articulatio.

Dihari ke-3 Farmasi rupanya tak melewatkan moment ini, mereka mengirimkan Tim terbaik mereka dan Pertandingan Tunggal Putri Hipofisis Vs S1 Farmasi menjadi pembuka pada hari ke-3. Disusul dengan Pertandingan Ganda Putri Hipofisis Vs S1 Farmasi, dan Pertandingan Ganda Campuran Hipofisis Vs S1 Farmasi.

Dihari ke-4 Pertandingan Dekan Cup cabang Olahraga Badminton di isi oleh tim baru, yaitu Akafarma. Pertandingan Tunggal Putra Hipofisis Vs Akafarma menjadi yang pertama memulai cabang olahraga ini semalam, dilanjutkan dengan Pertandingan Ganda Putra Hipofisis Vs Akafarma, dan Pertandingan Ganda Campuran Hipofisis Vs Akafarma.[]

*Adit

Rektor Universitas Malahayati Hadiri Final LSN 2018 sub Regional Lampung 1

REKTOR Universitas Malahayati, Muhamaad Kadafi SH MH hadiri Final Liga Santri Nusantara (LSN) 2018 sub Regional Lampung 1 pada Rabu, 19 April 2018. Kegiatan yang berlangsung sejak Jum’at, 13 April 2018 hingga Rabu, 19 April ini dilaksanakan di Lapangan Merdeka Labuhan Jukung, Pesisir Barat. Selain Kadafi yang juga Pembina LSN Regional Lampung, final ini juga dihadiri Erlina SP MH, Wakil Bupati Pesisir Barat.

Dalam kegiatan yang diikuti 20 Pondok Pesantren dari 8 Kabupaten/ Kota ini Sugirin Tjastoni, Ketua Penitia Pelaksana LSN Lampung mengatakan bahwa LSN menggali potensi santri dibidang olahraga sepak bola yang ada di pondok pesantren. “LSN menunjukkan bahwa santri bisa berprestasi di bidang olahraga, bahkan pada LSN 2017 dapat melahirkan pemain Nasional,” katanya.

Kadafi juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Pesisir Barat, terutama Bupati dan Wakilnya atas terselenggaranya LSN 2018 ini. “Kita coba evaluasi bagaimana nanti bisa meningkatkan kualitas permainan agar tak hanya bisa menang di provinsi tetapi di tingkat Nasional juga. Mudah-mudahan dari LSN kedepannya dari bakat yang kita asah akan melahirkan pemain tingkat Nasional,” kata Kadafi dalam sambutannya.

Sambutan selanjutnya disampaikan Erlina SP MH, Wakil Bupati Pesisir Barat. “Kami atas nama Pemda Pesisir Barat memberikan apresiasi sebesarnya untuk para pemain, untuk mau datang ke pesisir barat sebagai tuan rumah. Ini adalah sebuah bagian promosi bagaimana indahnya pesisir barat. Saya tunggu semangat pemain LSN Lampung untuk tampil di kota Solo dan membawa nama baik Provinsi Lampung. Terus Semangat bermain, dilatih fisiknya agar bisa lebih baik dalam permainan dan semangat menghadapi kompetisi,” ujarnya.

Final LSN 2018 sub regional Lampung ini dijuarai Pondok Pesantren Al-Huda Lampung Selatan yang menang adu pinalty melawan Pondok Pesantren Radatus Shalihin Lampung Selatan. Diikuti Pondok Pesantren Darul Ulum Tanggamus yang meraih juara 3 dan Pondok Pesantren Nurul Huda Lampung Barat yang menduduki juara ke-4.

“Ada hal menarik dari liga santri ini, dimana pemain yang melakukan pelanggaran berjabat tangan dengan wasit dengan menunduk dan pemain yang mencetak goal sujud syukur,” kata salah satu penonton liga santri itu.

[*Dimas.

Muhammad Kadafi Kunjungi SMA N 1 Pesisir Tengah

Muhammad Kadafi SH MH kunjungi SMA N 1 Pesisir Tengah pada Kamis, 19 April 2018. Kunjungannya ke SMA N 1 Pesisir Tengah ini dalam acara bincang-bincang dengan Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Lampung. Ia yang merupakan Ketua KADIN sekaligus Rektor Univeritas Malahayati ini memberikan materi dengan tema “Menumbuhkan Wirausaha Sejak Dini menuju Bonus Demografi 2045″.

Kegiatan yang diikuti seluruh siswa SMA N 1 Pesisir Tengah ini disambut langsung oleh Putrawan Jayaningrat SPd MPd, Kepala Sekolah. Ia mengucapkan terima kasih kepada Ketua KADIN yang telah berkunjung ke SMA N 1 Pesisir Tengah dan berbagi pengalaman mengenai wirausaha. “Siswa tolong dengarkan pengarahan atau materi yang diberikan, ambil ilmunya dan diharapkan bisa mengikuti jalan pak rektor, sukses di usia muda,” katanya menambahkan.

Usai sambutan kepala sekolah acara dilanjutkan dengan sambutan sekaligus materi yang disampaikan oleh Ketua KADIN Lampung. Ia mengatakan Pesisir Barat merupakan tempat yang sangat indah, sangat banyak potensi untuk dikembangkan. Potensi ini tentu saja dapat meningkatkan perekonomian dan mempengaruhi taraf hidup masyarakat banyak.

“Dari sekarang kita harus siap, dimana di tahun 2045, Indonesia akan memiliki bonus demografi generasi produktif di masa keemasan. Kita harus siap menghadapi masa itu. Pernah ada istilah pengusaha itu ada by nasab dan ada by nasib, ada yang memang keturunan dari orang tua pengusaha ada juga memang nasibnya jadi pengusaha. Sekarang kita harus menciptakan pengusaha itu, jadi pengusaha by desain. Pengusaha harus diciptakan, mempunyai mental tahan banting dan pantang menyerah. Kita harus merubah Mindset dari mental karyawan, jadi mental juragan,” tutur Kadafi.

Acara diakhiri dengan tanya jawab dan dilanjutkan dengan pembagian bingkisan kepada siswa-siswi SMAN 1 Pesisir Tengah.

[*Dimas.

Sumpah Dokter Periode ke-45 Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati

SUMPAH Dokter periode XXXXV Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati.  Acara ini berlangsung di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati, Kamis, 19 April 2018.

Acara ini mengusung tema “Mengutamakan Keselamatan Pasien (Patien Safety) Guna Meningkatkan Profesionalisme Dokter dalam Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat”. Prosesi sakral ini diikuti sebanyak 126 peserta. Acara ini juga dihadiri wakil Rektor I, Dekan dan Kaprodi Fakultas Kedokteran, serta perwakilan dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan perwakilan dari Dinas Kesehatan.

“Akhirnya segala perjuangan orang tua kini telah sampai lah hari yang bahagia ini, terimakasih dosen dan para dokter  yang telah membimbing dan mendidik kami dan sampai saat ini kami telah mendapat gelar dokter. Kami bangga dan bahagia telah menjadi sebagian besar keluarga malahayati, tidak sebentar kami berada di lingkungan malahayati dan kami tidak luput dari kesalahan, kami mohon maaf apa bila ada kesalahan tingkah laku kami yang kurang berkenan, ” tutur dr. Fadly Septa Perdana , perwakilan suara lulusan dokter baru Universitas Malahayati dalam sambutannya.

Fadly juga mengucapkan terima kasih untuk kedua orang tua yang telah berjuang dan berdoa untuk keberhasilannya. “Untuk kedua orang tua kami terimakasih berkat doa dan perjuangan kalian semua. Ini semua perjuangan dan doa kalian, baik materi tenaga dan segalanya hingga sampai saat ini kami mendapat gelar dokter. Kami berjuang karena inspirasi dari kalian. Kami sangat mencintai kalian. Hari ini kami telah melakukan sumpah bukan hanya sekedar sumpah tapi benar-benar kita abdikan pada masyarakat. Semoga langkah perjuangkan kita benar-benar berguna untuk masyarakat,”  tambahnya.

Sumpah Dokter adalah sumpah yang diucapkan oleh seseorang yang telah menyelesaikan pendidikan dibidang kesehatan dan akan menjalani profesi dokter secara resmi. Sumpah Dokter Indonesia didasarkan atas Deklarasi Jenewa tahun 1948 yang isinya menyempurnakan Sumpah Hippokrates (sumpah yang secara tradisional dilakukan oleh para dokter tentang etika yang harus mereka lakukan dalam melakukan praktik profesinya).

[*Lukman.

 

Delegasi S1 FKM Mengikuti Kegiatan Pelantikan Service Excellent di Malang

DELEGASI S1 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) mengikuti kegiatan pelantikan service excellence di Bapelkes Murnajati Lawang, Malang pada 02-04 April 2018. Kegiatan pelantikan service excellent ini diikuti oleh 40 mahasiswa/i FKM dan tiga dosen pembimbing. Kegiatan ini berlangsung lancar.

Tujuan training service excellence secara umum adalah membuka wawasan, imajinasi, inspirasi dan membangun motivasi serta komitmen kuat bagi SDM dalam memberikan layanan yang prima bagi institusi/pelayanan kesehatan dan konsumen.

“Acara training service excellence ini bagus walaupun sebenarnya saya pernah dapat materi, kegiatan ini memberikan ilmu untuk mahasiswa mengenai cara memperlakukan konsumen/pelanggan dan pengelolaannya”, kata Nova Mujani selaku dosen FKM yang ikut serta training ini.

Menurut Nova Bapelkes memberikan pelatihan berbayar yang sangat menarik peminat para mahasiswa dan dosen FKM seluruh penjuru Indonesia. Pelantikan ini dikelola oleh Bapelkes secara terbuka, penambahan fasilitas dan perbaikan setiap tahunnya.

Service excellence merupakan suatu metode dan kiat untuk meningkatkan kemampuan individu dan tim untuk memberi layanan yang berkualitas (quality service) dan tulus pada pelanggan dengan sepenuh hati.

Harapan Nova “Kegiatan pelantikan ini dapat memberi role model untuk mahasiswa dan bisa memberikan service excellent kepada konsumen yaitu mahasiswa”.[]

Keluarga Mahasiswa Malahayati Gelar Aksi Hari Aspirasi Mahasiswa

Keluarga Mahasiswa Universitas Malahayati Gelar Aksi Hari Aspirasi Mahasiswa di pelantaran Rektorat Rabu, 18 April 2017. Ini kali ketiga Mahasiswa Universitas Malahayati lakukan aksi 18 April sejak hasil Audensi Mahasiswa Bersama Rektor Universitas Malahayati pada tanggal 13 April 2016 lalu. Bedasarkan hal itu 18 April ditetapkan sebagai Hari Aspirasi Keluarga Mahasiswa Universitas Malahayati.

Kegiatan kali ini diawali dengan Long March dari ruang perkuliahan 1.24 hingga pelataran rektorat Universitas Malahayati. Dilanjutkan dengan pengajian serta doa oleh seluruh keluarga mahasiswa yang hadir dan mengikuti kegiatan ini. Tak hanya itu, penyampaian aspirasi mahasiswa juga dilakukan dengan tertib. Berbagai persoalan disampaikan mulai dari kebijakan kampus yang meliputi akademis hingga tenaga pengajar.

“Inilah bentuk kita merefleksikan berbagai persoalan dengan menyuarakan suara kita untuk memotivasi kampus Universitas Malahayati menuju perubahan yang lebih baik dan berkembang kedepannya,” kata salah satu mahasiswa yang mengikuti kegiatan itu.

Kegiatan hari ini ditutup dengan audiensi mahasiswa bersama pihak rektorat yang diwakili oleh M. Ricko Gunawan, Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan, Universitas Malahayati. [*Andre.

Peletakan Batu Pertama Stadion Sepak Bola Universitas Malahayati oleh Menpora RI

MENTERI Pemuda dan Olahraga (Menpora) Ground Breaking pembangunan Stadion Sepak Bola Universitas Malahayati. Acara ini dilaksanakan pada Jum’at, 13 April 2018 di belakang Asrama Putra Green Dormitory.  Acara yang dihadiri langsung oleh Menpora dan Rektor Universitas Malahayati beserta jajarannya ini juga dihadiri dosen dan mahasiswa/i Fakultas Teknik.

Kedatangannya disambut hangat oleh seluruh mahasiswa/i. Cuaca yang cukup terik tak menghalangi Menpora untuk melakukan peletakan batu pertama secara simbolis. Pembangunan stadion ini mengundang perhatiannya karena nama stadion ini menggunakan namanya yaitu, Stadion Sepak Bola H. Imam Nahrawi Universitas Malahayati.

“Alhamdulillah kita bisa hadir di peletakan batu pertama pembangunan Stadion Sepak Bola H. Imam Nahrawi Universitas Malahayati. Semoga ini menjadi berkah dan amal ibadah kita semua, dan semoga kita berdiri di sini juga mendapatkan pertolongan dari Allah. Sehingga cita-cita kita terkabul dengan cepat dan semoga yang kita rencanakan bisa segera dibangun dan bisa ditempati dengan baik dan mahasiswa Malahayati akan memberikan warna terbaik bagi peningkatan prestasi olahraga di Tanah Air,” jelas H. Imam Nahrawi, Menpora RI.

Acara dilanjutkan dengan penjelasan site plant stadion oleh Kepala Program Studi Teknik Mesin, Tumpal Ojahan, S.T., M.T. dan diakhiri dengan foto bersama.

[*Heni

Sambutan Rektor Universitas Malahayati Dalam Kuliah Umum Bersama Menpora

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi didampingi Rektor Universitas Malahayati, Muhammad Kadafi berkunjung ke Universitas Malahayati pada Jum’at, 13 April 2018. Selain meresmikan Futsal Center Universitas Malahayati dan membuka Dekan Cup 2018, Menpora juga Groundbreaking Stadion yang diberi nama sesuai namanya, Stadion H. Imam Nahrawi. Tak hanya itu Ia juga memberikan kuliah umum di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati.

Dalam kuliah umum ini sambutan pertama diberikan kepada Rektor Universitas Malahayati. Dalam hal ini Ia menyampaikan bahwa generasi muda harus bisa menjadi tauladan seperti Imam Nahrawi, Menpora. “Dengan adanya kesempatan dan peluang, untuk menjadi generasi yang tauladan yaitu dengan mengikuti jejak pengalaman orang sukses. Kesempatan ini akan bermanfaat dan berguna bagi mahasiswa untuk menjadi estafet jajaran generasi yang produktif dan juga membanggakan, bukan hanya di Indonesia ataupun di Provinsi Lampung,” kata Kadafi menambahkan.

Selain itu, Rektor juga menceritakan sosok pendiri Universitas Malahayati, Rusli Bintang. Rusli dulunya adalah buruh kasar dan tidak sekolah namun mampu mendirikan empat perguruan tinggi di berbagai provinsi. Itu semua disebabkan perilaku yang rajin dan pantang menyerah.

“Rusli Bintang telah mendirikan empat universitas. Dimulai dengan Universitas Abulyatama di Banda Aceh, lalu Universitas Malahayati di Bandar Lampung, menyusul Universitas Batam di Batam, dan saat ini telah mendirikan Institute Kesehatan Indonesia di Jakarta,” kata Kadafi.

Diakhir sambutannya Ia berharap semoga para pemuda dapat membangkitkan semangat. “Khususnya mahasiswa Universitas Malahayati dalam berprestasi dengan mengharumkan budaya asli kita,” ujarnya.[]

 

[*Windi.

Mahasiswa Malahayati Masuk Lima Besar Debat Perpajakan Mahasiswa se-Lampung

Mahasiswa Fakultas Ekonomi Akuntansi Universitas Malahayati masuk 5 (lima) besar Debat Perpajakan Mahasiswa se-Lampung. Kegiatan ini berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) dan Gedung QB I Politeknik Negeri Lampung pada Sabtu, 14 April 2018. Olimpiade Akuntansi dan Perpajakan ini diikuti 18 perguruan tinggi di Lampung.

Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB ini mengirimkan 2 tim (1 tim terdiri dari 3 orang) dari masing-masing perguruan tinggi. Tahapan lomba menggunakan sistem gugur untuk penyisihan dan perempat final sampai final. Babak penyisihan dibagi menjadi 8 (delapan) grup, yang terdiri dari 3 (tiga) kelompok dari perguruan tinggi yang berbeda. Juara grup akan maju pada babak perempat final dengan sistem gugur dilanjutkan hingga menyisahan juara I dan II.

Selain debat pajak, perlombaan Number One dan Photo Booth juga melengkapi olimpiade ini. Tak hanya itu berbagai pertanyaan juga diajukan kepada supporter para perguruan tinggi yang diundang. “Dan tak sedikit supporter dari Universitas Malahayati yang menerima hadiah dari setiap pertanyaan yang mereka jawab,” kata Hardini Ariningrum, dosen pendamping.[]

DPM-U Gelar Rapat Konsolidasi Pra Hari Aspirasi

DEWAN Perwakilan Mahasiswa Universitas (DPM-U) Malahayati gelar Rapat Konsolidasi Pra Hari Aspirasi. Rapat ini dilaksanakan pada Selasa, 10 April 2018 di Ruang Perkuliahan 1.24 Universitas Malahayati. Rapat ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Malahayati.

Sehubungan dengan dilaksanakannya hari aspirasi mahasiswa pada 18 April 2018, rapat ini membahas sistematika kegiatan, penyampaian aspirasi, penanggung jawab kegiatan dan pendanaan. Tak hanya itu, rapat ini guna mempermudah setiap organisasi menyampaikan aspirasi mereka pada kegiatan hari aspirasi mendatang. Aspirasi merupakan acara rutin tahunan dengan harapan mahasiswa menyampaikan aspirasinya baik dengan tulisan maupun lisan.

Rapat ini berjalan dengan lancar. “Saya berharap, mahasiswa dapat menyalurkan aspirasi mereka dengan baik dan damai dengan menghormati etika aksi dan demokrasi. Serta mahasiswa haruslah sadar akan identitas mereka yang harus lebih peka dan idealisme dalam menjalankan segala sesuatu. Jika kamu mahasiswa Malahayati maka hadirlah 18 april dan sampaikan aspirasimu!,” ujar Lodri Yano, Presiden BEM U. []