Menapak Jejak Lampung di Museum Ruwa Jurai

MUSEUM yang mengabadikan perjalanan sejarah Lampung ini diberi nama Mausem Negeri Provinsi Lampung “Ruwa Jurai”. Berada di Jalan Zainal Abidin Pagar Alam, Rajabasa, Bandar Lampung, letaknya strategis. Hanya berjarak beberapa ratus meter dari Terminal Bus Rajabasa dan kampus-kampus terkenal di Lampung.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Dr. Fuad Hasan meresmikan secara langsung museum ini pada 24 September 1988. Peresmian tersebut bersamaan juga dengan peringatan Hari Aksara Internasional yang dilaksanakan di Pusat Kegiatan Olahraga (PKOR) Way Halim.

Nama “Ruwa Jurai” diambil dari tulisan yang ada di logo resmi Provinsi Lampung yang juga berarti 2 golongan masyarakat, Saibatin dan Pepadun.

Menurut data tahun 2011, Museum Lampung “Ruwa Jurai” menyimpan sekitar 4.735 buah benda koleksi, yang terbagi menjadi 10 jenis, yaitu koleksi geologika, biologika, etnografika, historika, numismatika/heraldika, filologika, keramologika, seni rupa, dan teknografika.

Diantara 10 jenis koleksi itu, koleksi etnografika mencapai 2.079 dan merupakan koleksi terbanyak yang dimiliki oleh Museum Lampung. Koleksi etnografika adalah benda buatan manusia yang proses pembuatan dan pemakaiannya menjadi ciri khas dari kebudayaan masyarakat Lampung.

Di antara koleksi-koleksi yang ditampilkan, antara lain pernak-pernik aksesori dari dua kelompok adat yang dominan di Lampung, yaitu Saibatin (Peminggir) dan Pepadun. Kedua kelompok adat ini masing-masing memiliki kekhasan dalam hal ritual adat dan aksesori yang dikenakan.

Ritual-ritual adat dari Saibatin dan Pepadun masing-masing ditampilkan secara beralur dari ritual kelahiran, ritual asah gigi menjelang dewasa, ritual pernikahan, hingga ritual kematiannya. Selain itu, berbagai benda peninggalan zaman prasejarah, zaman Hindu-Budha, zaman kedatangan Islam, masa penjajahan, dan pasca-kemerdekaan juga ditampilkan pada bagian tersendiri.

(sumber: indonesiakaya.com)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *