Berangkat ke China, Ini Agenda Rektor Universitas Malahayati

REKTOR Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi SH MH hari ini terbang ke China. Didampingi Wakil Rektor Wahyu Dhani Purwanto MPd, mereka menghadiri undangan sebuah universitas negeri di Wuhan, China.

Menurut Wahyu, ada tiga universitas yang mendapat undangan dari universitas di China itu. “Yaitu, Universitas Indonesia, Universitas Abulyatama (Aceh), dan Universitas Malahayati (Bandar Lampung),” kata Wahyu di kampus Universutas Malahayati tadi malam.

Sebelum ke Wuhan, Rektor dan Wakil Rektor akan berangkat ke Beijing. Mereka berkunjung ke Capital Medical University di Beijing China. Setelah dari Beijing, mereka baru ke Wuhan untuk menghadiri acara yang akan berlangsung pada 16-18 Oktober ini.

Di Wuhan disebutkan semacam pertemuan tahunan. Di sini mereka akan membahas tetang Jalur Sutra, yaitu perdagangan yang paling populer di China di masa lalu. China sedang menggali kembali perdagangan jalur sutra.

Menurut sejumlah referensi, Jalur Sutra adalah istilah dari geografer Jerman bernama Ferdinand von Richthofen pada abad 19 untuk jalur darat di kawasan China yang banyak komoditas sutra.

Ini adalah sebuah  jalur perdagangan melalui Asia Selatan yang  menghubungkan Chang’an, Republik Rakyat China, dengan Antiokhia, Suriah, dan sejumlah negara lain. Di jalur inilah letak dasar pengembangan kebudayaan Cina.

Untuk keperluan itu, Pemerintah China menjalin hubungan dengan beberapa negara. Di antaranya Indonesia. “Di Wuhan mempresentasikan kebijakan-kebijakan pemerintah, dan sistem multikultur yang ada di Indonesia. Ini akan dipresentasikan di depan rektor dari beberapa negara di Asia Pasifik yang hadir di kampus itu,” kata Wahyu lagi. []

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

fourteen − five =