Tahun Depan, Mahasiswa Malahayati Bisa Belajar ke Negeri China

BELAJAR ke Negeri China sudah sangat dekat dengan para dosen dan mahasiswa Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Bahkan kesempatan terbuka pun sangat bagus, yaitu di sebuah perguruan tinggi ternama di Tirai Bambu, Capital Medical University yang terletak di Beijing, ibukota negara China.

“Tahun depan kita bisa mengirimkan mahasiswa kita untuk mengambil short course di Beijing,” kata Wakil Rektor Universitas Malahayati, Wahyu Dhani Purwandi Mpd kepada wartawan malahayati.ac.id yang menghubunginya melalui saluran telepon internasional kemarin.

Saat ini, Wahyu memang sedang berada di China. Ia mendampingi Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi SH MH yang mengadakan pertemuan dengan tim dari Capital Medical University di Beijing, China, Jumat 16 Oktober 2015. Bersama mereka ada juga Rektor Universitas Abulyatama-Aceh Ir R Agung Afrino PhD dan Wakil Ketua Yayasan Alih Teknologi (Badan Hukum Universitas Malahayati) Muhammad Rizki.

Di kampus ternama di Beijing itu, mereka disambut oleh Prof Dong Zhe , Direktur Kerjasama Internasional Capital Medical University bersama dua stafnya. Mereka melangsungkan pertemuan di meeting room lantai dua gedung kampus itu.

Wahyu juga mengatakan, tim dari Capital Medical University akan segera berkunjung ke Universitas Malahayati di Bandar Lampung untuk visitasi. “Yang datang nanti adalah Vice President Capital Medical University, Direktur International Program dan dekan fakultas kedokterannya,” katanya.

Capital University of Medical Sciences, juga dikenal sebagai CUMS, CCMU atau CMU, adalah sebuah universitas di Beijing, China. Berdiri pada 1960, Capital Medical University (CMU) semula bernama Beijing Second Medical College yang dipimpin Profesor Wu Jieping, seorang urolog terkenal di dunia, orang kedua di Chinese Academy of Sciences dan Chinese Academy of Engineering.  Saat ini, kampus ini dipimpin Profesor Lu Zhaofeng.

CMU terdiri dari 10 sekolah, 14 rumah sakit afiliasi dan 1 lembaga pengajaran. Universitas dan rumah sakit yang berafiliasi memiliki staf sekitar 20.000. Di antaranya, ada 6 anggota Akademi Ilmu Pengetahuan China atau Chinese Academy of Engineering, lebih dari 1.000 dosen, dan lebih dari 2.000 profesor asosiasi. Universitas ini memiliki lebih dari 9.000 siswa.

Bahkan, beberapa bidang yang ada di CMU sudah mendapat pengakuan internasional. Misalnya  Neurobiologi, Cytobiology, Imunologi, Kedokteran Ikonografi, Neurologi, Neurosurgery, Kardiologi, Bedah Cardio-vaskular, Ginjal Transplantasi, Penyakit Pernafasan, Pencernaan Pengobatan, Oral-maksilofasial Bedah, Mata, THT dan Hematologi anak. []

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *