Sensasi Memasak Dengan Kompor Alam di Pantai Wartawan

PANTAI berpasir putih, gulungan ombak yang menghempas karang, birunya jernih air laut dan panorama keindahan tarian pohon tertiup angin adalah hal yang biasa kita jumpai di pantai kebanyakan. Tapi tidak bagi pantai yang satu ini, melihat Kepulan asap yang berasal dari sumber mata air panas yang keluar dari bebatuan di sekitar pantai adalah sensasi unik yang belum tentu anda dapatkan jika berkunjung ke pantai lain.

Dilansir dari gosumatra.com, Pantai Wartawan, masyarakat menyebutnya. Terletak di Desa Way Muli, kecamatan Rajabasa, Lampung selatan. Pantai ini menjadi daya tarik wisata yang memberikan sensasi berbeda bagi setiap pengunjungnya. Karena memiliki belasan sumber mata air panas yang memiliki suhu sekitar 80-100 derajat celcius, jadi jangan coba-coba untuk memasukkan tangan atau kaki anda ke dalam mata air panas di pantai ini.

Disini anda disarankan membawa makanan yang bisa di rebus seperti telur dan lain-lain agar bisa merasakan sensasi masak menggunakan kompor alam di Pantai Wartawan ini. Bahkan di pagi dan sore hari anda akan melihat beberapa anak nelayan memasak udang, telur dan ikan hasil perburuan mereka. Uniknya lagi, disini anda bisa menyeduh kopi menggunakan air yang ada di tepi pantai, karena meski letaknya di bibir laut, air ini tidak terasa asin alias tawar.

Selain bisa menikmati sensasi memasak menggunakan kompor alam, disini anda juga bisa menikmati indahnya panorama alam pantai dari atas Bukit Botak yang letaknya tidak jauh dari sumber air panas. Panorama keindahan pantai bisa Anda nikmati dari atas bukit berketinggian 50 meter ini. Di bukit inijuga, anda dapat melihat goa dan berziarah ke makam Tubagus Sulaiman, ia adalah seorang pendekar yang berasal dari Banten.

Tidak hanya itu, masyrakat sekitar juga percaya, air panas itu bisa mengobati berbagai jenis penyakit seperti dari rematik, alergi dan lain-lain.

Bagaimana panorama alam disana? chek this out:

Bagi kalian yang ingin datang kesini caranya sangat mudah, karena lokasinya persis di tepian jalan raya yang menghubungkan Kecamatan Rajabasa dengan Kota Kalianda. Mengenai tarif masuk, Anda hanya perlu mengeluarkan biaya Rp. 2.500,- per orang. ditambah lagi jasa parkir kendaraan, biasanya berkisar antara Rp. 2.000,- untuk sepeda motor dan Rp. 5.000,- untuk mobil.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *