Di Wuhan, Rektor Kadafi Kunjungi Kampus Paling Top di China

REKTOR Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi SH MH kemarin berkunjung ke Wuhan, China. Didamping Wakil Rektor  Wahyu Dhani Purwanto MPd, mereka menghadiri  undangan acara bertajuk “2nd Silk Road Education Cooperation Forum” yang berlangsung di Octagon Conference Hall, China University of Geosciences (CUG), Wuhan, Hubei, China.

CUGCUG adalah universitas negeri di China yang berada langsung di bawah  administrasi Kementerian Pendidikan Republik Rakyat Cina. Universitas ini ada dua kampusnya, satu terletak di Kecamatan Haidian di Beijing, yang kedua terletak di Wuhan, ibukota Provinsi Hubei, China.

Menghadiri acara itu, kata Rektor Kadafi, sangat penting bagi Universitas Malahayati. Apalagi ini adalah universitas yang khusus membidangi geosains yang paling top di China. “Universitas ini paling berpengaruh dalam industri pertambangan dan minyak China,” kata Kadafi kepada malahayati.ac.id tadi siang.

Benar, CUG memang salah satu perguruan tinggi sangat top di China. Salah satu alumni Universitas yang memiliki motto “Being austere and simple, keeping on practice and acting for truth” ini tak lain adalah Wen Jiabao, Perdana Menteri Dewan Negara China, yang terpilih pada 2003.

wen jiabaoWen sangat populer di mata rakyatnya hingga ia digelar “perdana menteri rakyat”. Bersuara lembut dan memiliki etos kerja yang kuat, Wen dianggap sebagai tokoh di balik kebijakan ekonomi China. Menjabat selama dua periode, Wen mengakhiri masa jabatannya pada 2013.

Secara terpisah, Wakil Rektor Universitas Malahayati, Wahyu Dhani Purwanto MPd, menjelaskan kunjungan ke CUG, Wuhan-Hubei, terlaksana setelah selesainya acara di Capital Medical University di Beijing. “Kami tiba di Wuhan via kereta cepat dari Beijing pukul 07.00 pagi. Dengan kecepatan 304 km/jam, jarak antara Beijing dan Wuhan yang mencapai 1500 kilometer (sama dengan jarak Bandar Lampung-Banda Aceh) hanya ditempuh lima jam,” kata Wahyu.

pembicara di hubeiWahyu menjelaskan, mereka berangkat ke Wuhan bertiga. Selain Rektor Kadafi, ada Rektor Universitas Abulyatama Ir R Agung Efriyo Hadi MSc PhD. “Kami dijemput oleh panitia. Kemudian langsung ke ruang conference. Di sini kami disambut Professor Yanxin Wang, ia adalah President of Chinese University of Geosience. Presiden itu adalah sebutan untuk rektor di perguruan tinggi itu,” kata Wahyu.

Pada acara itu yang menjadi pembicara ada sembilan universitas. Dari Indonesia ada tiga, yaitu Universitas Indonesia, Universitas Malahayati, dan Universitas Abulyatama. Selain itu semuanya dari negara lain (lihat daftar pembicara dan materinya). []

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 4 =