Wisata Air Panas di Wayratai Pesawaran

POTENSI sumber air panas bumi alami di kawasan Padangcermin Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung berlimpah tersebar di sejumlah lokasi, namun baru sebagian kecil yang dikelola.

Hasil penelusuran keberadaan potensi air panas bumi di Kabupaten Pesawaran khususnya di kawasan Wayratai di Padangcermin Kabupaten Pesawaran. Sumber air panas yang tersebar diberbagai titik-titik lokasi adanya sumber air panas alami yang banyak tersebar di kawasan permukiman, kebun warga maupun areal milik Pangkalan TNI AL Lampung.

Namun kebanyakan sumber air panas alami ini belum dikelola oleh warga, perusahaan, pemerintah maupun pihak lain. Hanya sebagian kecil yang akan mulai dikelola dan dikembangkan menjadi objek wisata pemandian umum.

Salah satunya Pemandian Air Panas Way Cempaka yang berada di pinggir jalan lintas dari Kota Bandarlampung ke arah Padangcermin yang berada di Desa Margodadi IV. Pemandian air panas untuk umum ini sedang dikerjakan kelengkapan fasilitasnya. Sejumlah pekerja sedang menaikkan konstruksi atap di atas kolam pemandian yang sudah ada di bagian bawahnya. Kawasan ini dikelola Unit Inkopal (Induk Koperasi TNI AL) Lampung.

 

Pemandian air panas itu mulai dikembangkan sejak tahun 2014, dengan tarif mandi air panas untuk dewasa Rp5.000, dan anak-anak Rp3.000.

 

Selain pemandian umum berair panas ini, terdapat pula sejumlah lokasi sumber air panas di sekitar kawasan ini. Salah satunya bahkan berupa air panas yang mengalir dari Sungai Way Panas Asin yang berada di Desa Margodadi V. Selain air sungainya yang terasa panas, terdapat pula titik sumber air panas yang menyembur keluar berupa geyser, berjarak beberapa kilometer ke dalam kawasan permukiman warga dari jalan lintas ke Padangcermin.

Menurut warga setempat, di lokasi tersebut pernah pula dilakukan survei dan penelitian oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, termasuk melakukan pengeboran air panas di beberapa lokasi di sana. Pada aliran Way Panas Asin itu direncanakan akan dikelola dengan investor lokal setempat yang berminat menjadikannya sebagai objek wisata pemandian umum air panas.

 

Provinsi Lampung yang memang diketahui menyimpan potensi wisata dan air panas alami yang belum seluruhnya dapat dikelola secara ekonomis. Sumber panas bumi maupun air panas alami itu, baru sebagian kecil yang dikelola menjadi sumber energi listrik maupun sarana wisata pemandian air panas maupun pemanfaatan langsung dan tidak langsung lainnya.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

16 − 15 =