Perjalanan Mengantar Ibu Anak Yatim Terasa Nyaman

WAKTU menunjukkan pukul 16.40 WIB, terlihat matahari mulai kembali ke peraduannya. Begitu pula dengan para ibu yatim yang bekerja sebagai cleaning servis di Universitas Malahayati, mereka dengan tertib masuk ke dalam bus sambil menunggu rekan yang lain. Tak lama kemudian bus pun mulai penuh dan siap untuk mengantar sekitar 30 ibu yatim kembali ke rumah.

Perjalanan sore ini, Kamis 05 Oktober 2015 berjalan lancar, perhentian pertama adalah terminal kemiling sebelum menuju Tugu Adipura lalu kembali ke Malahayati. Kemacetan yang biasa menghantui pengguna jalan, sore ini lancar tanpa hambatan.

Tawa canda para janda yatim ini juga tak surut selama perjalanan pulang. Padahal di dalam bus mereka beramai-ramai, beberapa dari mereka ada yang berdiri karena tidak kebagian tempat duduk. Meski begitu, rasa senasib dan kekeluargaan yang erat membuat suasana justru menjadi hangat. Mereka bercengkrama, bercanda dan bertukar cerita.

Marlina salah satunya, seorang ibu yang latah ini tak henti digoda oleh rekan-rekannya. Karena kelatahannya itu lucu seperti komedian mpok atiek. Suasana seru seperti itu yang membuat perjalanan terasa menyenangkan.

“Iya nih bang, mereka hobi banget kalau godain saya. Tapi saya sih gak masalah asal bisa menghibur mereka. Kita kan kerja dari pagi sampai sore, momen yang begini nih yang buat hiburan. Kalau sudah sampai rumah gak mungkin bercandaan kaya ini lagi kan,” kata Marlina. []

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

thirteen − seven =