Destinasi Wisata Bersama Keluarga di Pantai Klara

LAMPUNG yang berada di selatan Pulau Sumatera memang dianugerahi oleh garis pantai yang cukup panjang. Beberapa telah dikelola menjadi destinasi wisata menarik, sementara lainnya menjadi pantai perawan yang menunggu untuk ditelusuri keindahannya.

Dari sekian banyak pantai di Lampung, ada satu pantai yang selalu ramai dikunjungi. Adalah Pantai Kelapa Rapat. Pantai ini oleh masyarakat setempat biasa dikenal dengan sebuat Pantai Klara, singkatan dari kelapa rapat. Konon, asal muasal nama kelapa rapat itu maksudnya merujuk pada jejeran pohon kelapa yang berbaris rapat di sepanjang pantai.

Lokasi Pantai Klara berada tidak jauh dari pusat kota Bandar Lampung yang juga merupakan ibukota dari provinsi Lampung. Pantai yang berada di wilayah administratif Kabupaten Pesawaran ini bisa ditempuh hanya dalam waktu 1 jam bila menggunakan kendaraan bermotor menuju lokasi pantai. Jalanan menuju ke Pantai Klara pun terbilang lumayan menantang, beberapa jalan ada yang mulus selebihnya lubang dengan diameter cukup lebar siap menyapa Anda.

Satu lagi yang perlu diperhatikan. Mengingat jalanan menuju Pantai Klara tidak begitu lebar, anda harus berhati-hati jika akan mendahului. Sebab alih-alih dapat mendahului, anda bisa kecelakaan bertabrakan dengan kendaraan dari arah yang berlawanan.

Sementara untuk memasuki pantai Klara pengunjung harus membayar karcis masuk sebesar Rp 25.000 per mobil yang bisa dibayarkan ke petugas penjaga loket masuk, atau Rp 15.000 jika menggunakan motor. Tiket masuk per orangnya Rp 10.000, motor Rp 15.000 dan mobil Rp 25.000. Tiket ini termasuk biaya parkir pengunjung.

Ada sebuah dermaga lengkap dengan gazebo yang cukup luas untuk ditempati beberapa orang sekaligus di pantai Klara. Untuk menuju gazebo yang ada ditengah laut tidak jauh dari bibir pantai ini, anda bisa menggunakan jembatan kayu yang menjulur di bibir pantai.

Pengunjung bisa bersantai menikmati keindahan pantai Klara dari gazebo. Sambil duduk santai di lantai kayu gazebo dengan kaki yang menjulur ke arah air laut, anda bisa melihat bentangan dataran tinggi yang menghijau sambung-menyambung di kejauhan. Sepertinya gazebo ini dibangun oleh TNI AL karena ada nama mereka yang terpampang di atap gazebo yang berwarna biru.

Tak jauh dari Pantai Klara terdapat sebuah pangkalan militer yang digunakan TNI AL untuk tempat latihan. Ketika anda memasuki jalan menuju ke Pantai Klara juga akan disambut dengan banyak tulisan “Selamat Datang di Kawasan TNI AL”. Lokasi ini biasanya dijadikan sebagai tempat latihan bagi Batalyon Infanteri 7 Marinir Piabung.

Untuk sekedar menikmati pantai dengan pasir putih, pantai ini cukup memanjakan kaki. Pasirnya cukup halus dan minim karang. Pun jika anda ingin sekedar berenang anda bisa dengan mudah menemukan penyewa ban karet yang biasanya digunakan oleh anak kecil untuk berenang dan bermain di pantai. Air Pantai Klara yang dangkal membuat anak kecil seringkali bermain jauh dari bibir pantai menggunakan ban karet mereka.

Disepanjang Pantai Klara dibangun pondok-pondok kayu sederhana yang beratapkan daun. Selain sebagai tempat berteduh, pondok ini bisa digunakan untuk menaruh barang bawaan seperti tas yang berisi handuk dan pakaian ganti.

Selain itu karena pondok tersebut menghadap langsung ke arah laut, maka para orangtua bisa duduk santai diatas pondok sambil mengawasi anak mereka yang sedang berenang. Jangan khawatir, ombak di Pantai Klara sangat kecil, jadi aman bagi anak-anak untuk berenang.

Hanya saja fasilitas pondok yang ada di pantai tidaklah gratis. Anda harus membayar lagi Rp 25.000- Rp 50.000 untuk menggunakan pondok. Jangan khawatir, biaya tersebut bukanlah biaya per jam, namun biaya sekali pakai selama kunjungan di Pantai Klara.

3 2

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

four − three =