Toni Setiawan; Menjual Batu Akik untuk Menunjang Pendidikannya

MAHASISWA, Status sosial yang semestinya menyandang kemandirian. Begitu halnya dengan Toni Setiawan, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Malahayati yang menjual Batu Akik. Toni berbisnis online batu akik untuk meringankan kiriman orang tua. Bisnis Online dipilih karena mampu menjangkau lintas kota dan lintas pulau.

Pria kelahiran Lubuk Rukam 30 Juni 1995 memiliki hobi olahraga. Sejak duduk di bangku sekolah menengah atas tepatnya, SMA Negeri 07 Ogan Komering Ulu Sumatra Selatan, pernah  meraih juara 1 basket tingkat SMA. Tak heran Mahasiswa semester 5 ini aktif di tim futsal Teknik Mesin dan rutin mengikuti kompetisi tingkat kampus. “Dari Engginering cup 2013, sampai yang terbaru Economi Cup 2015 pun kita turun dan walau pun belum juga juara,” kata mahasiswa dengan postur kurus itu.

Kembali ke bisnis pria Baturaja ini, Toni menjual berbagai macam batu bacan palamea dan doko. “Untuk penghasilan gak tentu tapi pernah suatu kali sampai jutaan rupiah sekali kirim, namun penikmat batu bacan sekarang ini menurun drastis,” kata Toni saat dihubungi Malahayati.ac.id via BBM, Selasa 17 November 2015.

Universitas Malahayati dipilih pria yang juga gitaris dan vokalis ini, karena ingin lebih mencari pengalaman. “Saya kira sebagai pria Sumatra harus memiliki komitmen untuk merantau dan mendapatkan pengalaman hidup dan malahayati menyediakan itu,” tutup Toni, Anak pertama dari dua bersaudara itu.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *