Kenali Kanker Serviks Sejak Dini Dalam Seminar Kesehatan

SEMINAR kesehatan yang diselenggarakan oleh Badan Eksekukif Mahasiswa (BEM) Fakultas Kedokteran. Seminar ini dilaksanakan di Gedung Graha Bintang Universitas Malahayati Sabtu, 12 Desember 2015. Acara yang bertemakan “Stop kanker pada wanita, peduli perempuan Indonesia, menyelamatkan hidup kalian” yang dibuka untuk umum.

Dalam seminar ini materi kedua disampaikan oleh Dr M Zurkarnain Hussein SPOG yang merupak salah satu Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Lampung dan Dokter Kebidanan RSUD Abdul Moeloek serta dokter spesialis ObGyn RS Anugrah Medika Bandar Lampung.

Materi yang disampaikan berjudul,”Mengenal Kanker Serviks Sejak Dini”. Kanker serviks atau yang disebut juga sebagai kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditakuti kaum wanita.

Ia juga menyampaikan gejala dan tanda yang dialami penderita kanker serviks adalah pendarahan vigina abnormal, pendarahan pasca senggama, keputihan vagina yang abnormal, gangguan miksi (disuria), gangguan defekasi dan nyeri diperut bawah. Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik.

Pencegahan dini pada penderita kanker ini adalah

  • Jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan bergizi
  • Selalu menjaga kesehatan tubuh dan sanitasi lingkungan
  • Hindari pembersihan bagian genital dengan air yang kotor
  • Jika anda perokok, segera hentikan kebiasaan buruk ini
  • Hindari berhubungan intim saat usia dini
  • Selalu setia kepada pasangan anda, jangan bergonta-ganti apalagi diikuti dengan hubungan intim.
  • Lakukan pemeriksaan pap smear minimal lakukan selama 2 tahun sekali, khususnya bagi yang telah aktif melakukan hubungan intim
  • Jika anda belum pernah melakukan hubungan intim, ada baiknya melakukan vaksinasi HPV
  • Perbanyaklah konsumsi makanan sayuran yang kandungan beta karotennya cukup banyak, konsumsi vitamin c dan e.

Untuk kasus kanker serviks stadium lanjut akan dilakukan pengobatan dengan cara kemoterapi serta radioterapi, namun jika sudah terdeteksi cukup parah, tiada lain kecuali dengan mengangkat rahim (histerektomi) secara menyeluruh agar kanker tidak berkembang. []

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *