Pesona dan Sejarah Taman Dipangga Bandar Lampung

SEJARAH adalah sesuatu yang tidak bisa kita lepaskan begitu saja dari setiap kehidupan yang kita jalani. Karena sejarah memberikan pembelajaran yang sangat berharga untuk kita sendiri dan generasi di masa depan.
Kota Bandar Lampung tercinta juga punya sejarahnya sendiri. Sejarah itut bisa kita jumpai di salah satu sudut Kota, Tepatnya berada di Teluk Betung, yakni Taman Dipangga.

Sekilas, tak ada hal istimewa yang bisa kita temukan disini hanya ada halaman luas, dengan pepohonan yang ada serta adanya pedagang asongan yang menjual makanan dan minuman kepada semua orang yang menimati keindahan taman di pangga. Tetapi, banyak yang tidak tahu bahwa disinilah salah satu saksi bisu perjalanan Sai Bumi Ruwa Jurai sejak musibah melutusnya gunung krakatau yang diikuti gelombang pasang tsunami dari Selat Sunda.

Taman Dipangga didirikan pada 1981 dengan luas areal 800 meter persegi. Di sini terdapat monumen dengan mercusuar atau lampu kapal di atasnya yang dibangun untuk mengenang dahsyatnya letusan Gunung Krakatau 1883. Lampu kapal ini terdampar saat terbawa arus tsunami letusan Krakatau.

Di tengah taman yang di kelilingi patung gajah, beruang, badak, dan juga rumput dan pepohonan nan hijau itu berdiri monumen sederhana yang terbuat dari marmer. Di atas monumen terdapat sebuah pelampung lampu rambu kapal terbuat dari besi yang konon terpental ratusan mil jauhnya dari Selat Sunda hingga Telukbetung

Pada dinding monumen terdapat relief yang menggambarkan aktivitas masyarakat sebelum kejadian dan kepanikan yang tiba-tiba menimpa masyarakat seketika Gunung Krakatau mengeluarkan erupsi berupa debu vulkanik dan membawa gelombang tsunami besertanya. Terdapat juga relief yang menggambarkan masyarakat yang berbondong-bondong mengungsi dengan membawa barang-barang di atas kepala. Ada juga gambar relief Krakatau yang meletus, hingga kehidupan masyarakat di pesisir.

Taman Dipanggaa Monumen Patung GajahMonumen Taman Dipangga

 

||Dari berbagai sumber.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

11 − ten =