Apa Itu Sel Punca

Sel punca atau yang lebih sering dikenal dengan stem cells, adalah sebuah sel yang belum memiliki fungsi khusus, dapat memperbaharui dan membelah diri menjadi sel yang serupa (sejenis) atau mengubah diri (berdiferensiasi) menjadi jenis sel yang sama sekali berbeda tergantung lingkungannya.

Karena sifat tersebut, sel punca diyakini dapat digunakan untuk mengisi dan memperbaharui sel jaringan yang rusak akibat berbagai penyakit degeneratif, autoimun dan keganasan, misalnya, memperbaiki sel otot dan jaringan jantung yang mati pada pasien serangan jantung, menumbuhkan sel pada jaringan otak atau saraf dan pembuluh darah baru pada pasien stroke, memperbaharui organ ginjal yang rusak, terapi anti penuaan dan mengganti kulit pada pasien luka bakar.

Selain itu sel punca juga diyakini dapat menyembuhkan pasien diabetes dan komplikasinya, Parkinson, Alzheimer, arthritis, cedera tulang belakang, memperbaiki kerusakan tulang dan lain sebagainya.

Ada dua jenis sel punca. Yaitu sel punca embrionik (embryonic stem cell) yang bersumber dari embrio makhluk hidup, atau sel punca dewasa (adult stem cell) yang bersumber dari organ atau jaringan seperti sumsum tulang, darah tepi, darah tali pusat, jaringan tali pusat, plasenta, jaringan lemak, otot dan kulit.

Perbedaan dari kedua sel punca ini  menurut salah seorang peneliti dari UPT Teknologi Kedokteran Sel Punca RSCM-FKUI, Tri Kurniawati, selain dari sumbernya adalah dalam hal kemampuannya berdiferensiasi. “Sel punca embrionik mampu berdiferensiasi membentuk semua jenis sel (pluripoten), sehingga secara logis hampir semua penyakit degeneratif dapat diperbaiki oleh sel punca embrionik,” katanya.

Sebaliknya, sel punca dewasa memiliki kemampuan diferensiasi lebih rendah dari sel punca embrionik, yaitu hanya mampu mengubah diri menjadi beberapa jenis sel yang umumnya segolongan (multipoten), sehingga penggunaannya menjadi lebih terbatas. | sumber: tempo.co (Tri Kurniawati/Peneliti UPT Teknologi Kedokteran Sel Punca RSCM-FKUI)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *