Gema Surah Yasin Terdengar Semakin Merdu di Danau Cinta

KUMANDANG surah yasin kembali menggema di Danau Cinta Universitas Malahayati, Sabtu 16 Januari 2015. Ratusan anak yatim bersama ibunya terlihat khusuk membaca ayat demi ayat hingga selesai. Dimpimpin oleh Purwaji, anak yatim Binaan Yayasan Alih Teknologi Malahayati Lantunan surah yasin terasa begitu merdu dan khidmat. Terlihat juga Rayendra Hermansyah, Ustad Sutikno, Ustad Muslih dan Ustad fadli mengiringi bacaan mereka.

Wajah polos anak yatim yang membuka lembar demi lembar buku di tangannya. Suara yang keluar dari mulut mereka bahkan terlihat lebih indah dan menenangkan dibandingkan dengan keelokan danau cinta dan teduhnya rerimbunan pohon sengon yang menaunginya.

Kegiatan rutin ini merupakan bagian yang tidak bisa dilepaskan dari nafas kehidupan Universitas Malahayati. Menyayangi dan menyantuni anak yatim adalah suatu kewajiban yang selalu diajarkan oleh Rusli Bintang, Pendiri Yayasan Alih Teknologi Universitas Malahayati kepada semua yang dikenalnya. Setiap pejabat rektorat, dosen bahkan mahasiswa diwajibkan untuk menyantuni anak yatim minimal satu orang.

Jadi setiap Sabtu sebelum adzan dzuhur berkumandang, para anak yatim dan ibu mereka hadir untuk shalat berjamaah dan membaca yasin bersama untuk mendoakan Malahayati agar semakin maju dan berkembang. Setelah itu barulah mereka bercengkrama, makan bersama dan mengambil santunan bulanan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen − thirteen =