Bunga Pertama Mekar di Angkasa Luar

Astronaut berhasil menumbuhkan bunga zinnia (bunga kertas) di Stasiun Luar Angkasa Internasional.  Tanaman bunga zinnia akhirnya mekar di luar angkasa. Zinnia merupakan bunga berwarna cerah, tahan lama dan juga dapat dimakan. Hal ini merupakan misi astronaut di ISS selama hampir dua tahun, dimana mereka mencoba untuk membudidayakan tanaman pangan di tempat dengan gravitasi mikro.

Sebelumnya, jenis sayur lettuce berhasil tumbuh di antariksa. Pihak Badan Penerbangan dan Antariksa AS (NASA) mengatakan, jeruk zinnia dipilih karena lebih sulit tumbuh ketimbang lettuce. Sayuran itu tumbuh secara aeroponik, yaitu dalam lingkungan udara atau kabut tanpa tanah. NASA mengatakan, tanaman aeroponik membutuhkan jauh lebih sedikit air dan pupuk, tidak memerlukan pestisida, jauh lebih rentan terhadap penyakit dan tumbuh hingga tiga kali lebih cepat dari tanaman yang ditanam di tanah.

Tanaman itu tumbuh dari “bantal” yang penuh dengan pupuk, benih, air, dan lempung—yang disinari sinar lampu LED (light emitting diode) .

“Saya berharap keberhasilan proyek Veggie ini sebagai langkah pertama dalam produksi pangan yang akan memungkinkan astronaut di stasiun luar angkasa untuk menikmati makanan segar dan sebagai pengetahuan penjelajahan kita di luar orbit rendah Bumi,” kata Brian Onate, yang membantu membangun sistem pertumbuhan tanaman sebelum dibawa ke luar angkasa.

NASA berharap Veggie akan menjadi fasilitas regular untuk astronaut ISS untuk menumbuhkan makanan segar di luar angkasa.|| sumber:kompas.com, nationalgeographic.c.o.id

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty − 16 =