Josaphat Tetuko Sri Sumantyo; Penemu Radar Satelit Pengamatan Permukaan Bumi Asal Indonesia

PRESTASINYA sangat mengagumkan. Associate Professor Center for Environmental Remote Sensing, Chiba University, Jepang ini tercatat sebagai penemu radar satelit untuk pengamatan permukaan bumi. Teknologi temuannya berbasis microwave remote sensing dan mobile satellite communications.

Prof Josaphat Tetuko Sri Sumantyo PhD, begitulah nama lengkapnya, telah melahirkan sejumlah antena tipis mikrostrip untuk keperluan mobile satellite communications masa depan yang telah diuji dengan menggunakan Japan Engineering Test Satellite (ETS-VIII).

Pria yang akrab dipanggil Josh ini dikenal getol berkarya. Karya terbarunya adalah circularly polarized synthetic aperture radar (CP-SAR) sensor yang bisa dipasang pada pesawat tanpa awak bernama Josaphat Experimental Aircraft JX-1 dan microsatellite untuk monitoring permukaan bumi di masa depan.

Rencananya produk ini akan diluncurkan lima tahun mendatang. Sensor CP-SAR ini mengatasi kelemahan-kelemahan sensor observasi bumi atau penginderaan jarak jauh pendahulunya. Selain itu, sensor ini mampu menembus awan, kabut, asap, bahkan kelebatan hutan, serta tidak terganggu oleh pengaruh Faraday rotation di lapisan ionosfer dan perubahan posisi platform satellite.

Penelitian terbaru lainnya berupa teknologi untuk membuat antena dengan ukuran dua mikron untuk keperluan alat komunikasi dan medis masa depan, seperti radar yang sangat kecil, robot mikro, serta array antenna untuk pemindaian partikel darah dan pergerakan otot.

Bahkan, pria kelahiran Bandung, 25 Juni 1970, ini sedang mengembangkan GPS SAR atau sistem radar imaging dengan menggunakan sinyal GPS untuk keperluan pemetaan permukaan bumi hingga pelacakan pesawat dan kapal siluman (stealth). Yang mencengangkan, karya-karyanya selama ini sudah terekam dalam bentuk paten di 118 negara, misalnya antena untuk pesawat, bullet train, roket dan smart car masa depan.

Bahkan, ia menjadi visiting professor, adjunct professor dan head division di Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjajaran, Universitas Hasanuddin dan Universitas Gadjah Mada.

Josaphat Tetuko Sri Sumantyo, satelite

Salah satu karya Prof Josaphat Tetuko Sri Sumantyo PhD

|sumber: id.wikipedia.org

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *