Cagar Budaya Gorontalo Rilis Temuan Lukisan Tangan Purba

Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo merilis tiga temuan lukisan tangan purba (hand stensil) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Temuan ini melengkapi keberadaan sejumlah lukisan batu yang ditemukan di sejumlah daerah di Indonesia.

Perwakilan Balai Pelestarian Cagar Budaya Gorontalo Romi Hidayat, mengakatan bahwa mereka menemukan lukisan ini saat timnya melakukan inventarisasi cagar budaya di tiga tempat yang berbeda.

Temuan pertama dari lukisan ini berada di tebing sebuah bukit karst di Pulau Pangia, Desa Tanauge, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara. Lukisan tangan kedua berada di tebing karst batu putih di Desa Giliana. Dan Lukisan ketiga berada di Desa Ganda-Ganda.

“Lukisan tangan yang terdapat di Pulau Pangia ini sudah mulai terhapus, yang tertinggal hanya setengah dan warna merah sekitar lukisan tangan. Lukisan tangan ini dibuat di tempat yang susah dijangkau,” kata Romi.

Lukisan tanggan pertama memang mulai terhapus, tak seperti lukisan tangan kedua yang secara visual lebih jelas dari yang pertama. Lukisan di permukaan batu ini berupa tangan kiri dengan jumlah jari utuh berjumlah lima berwarna kemerahan.

“Kami melakukan inventarisasi ini untuk mencari, menemukan dan menjaring data tinggalan budaya yang termasuk dalam kategori tinggalan cagar budaya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya,” ujar Romi.

Data ini kemudian dicatat dan didaftarkan dalam database Cagar Budaya Gorontalo dengan target registrasi cagar budaya. |sumber: kompas.com, nationalgeographic.co.id

 

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *