Mengapa Hari Kavaleri Diperingati Setiap 9 Februari?

KAVALERI dipergunakan untuk menyebut unit militer berkuda. Secara historis, kavaleri memainkan peran penting dalam banyak konflik dan pembentukan koloni. Di era modern, istilah ini digunakan untuk menggambarkan unit militer ringan dan sangat mobile. Militer berbagai negara juga masih mempertahankan sejumlah kecil unit berkuda untuk fungsi seremonial.

Kavaleri berasal dari bahasa Latin caballus yang berarti “kuda”. Di Prancis, kata itu berkembang menjadi cavaliere yang kemudian diadopsi ke dalam bahasa Inggris menjadi “cavalry.”

Sejarah Kavaleri ini dimulai dari pertempuran di Surabaya pada bulan Nopember 1945 yang melibatkan beberapa pemuda Indonesia diantaranya pemuda Subiantoro yang dikemudian hari menjabat sebagai Danpussenkav. Pada saat itu para pejuang telah menggunakan beberapa Ranpur Panser hasil rampasan dari Jepang, Belanda dan Inggris untuk melawan tentara Sekutu.

Kendaraan tempur hasil rampasan tersebut telah digunakan di beberapa daerah antara lain pada akhir Desember 1949 di Palembang dan awal tahun 1950 di Pulau Jawa dan Medan. Didorong oleh semangat, tekad dan cita-cita yang kuat untuk mempertahankan kemerdekaan, meskipun hanya menggunakan alat peralatan yang serba terbatas, para pemuda menggabungkan Ranpur hasil rampasan perang untuk membentuk organisasi satuan berlapis baja.

Selanjutnya pimpinan Angkatan Darat pada saat itumengeluarkan Surat Keputusan pembentukan organisasi satuan lapis baja, dengan Surat Keputusan Kepala Staf Angkatan Darat nomor: 5 / KSAD / Pntp / 50 tanggal 9 Februari 1950 tentang pembentukan satuan Berlapis Baja. Oleh karena itu maka pada tanggal 9 Februari 1950 ditetapkan sebagai hari jadi Kavaleri. |sumber: id.wikipedia.org, amazine.co

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *