Penemuan Rekayasa Genetik Nyamuk untuk Cegah Penyebaran Virus Zika

Saat ini virus zika telah menyadi ancaman bagi masyarakat dunia. Para ilmuan turut membuat berbagai penelitian terkait virus ini. Salah satunya Oxitec, Perusahaan bioteknologi Inggris, berhasil menemukan genetik nyamuk yang dimodifikasi untuk memerangi virus zika yang kini sedang mewabah di Brasil.

Virus Zika (ZIKV) merupakan sejenis virus dari keluarga flaviviridae dan genus flavivirus yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Virus ini dapat menyebabkan sakit yang ringan kepada manusia yang dikenal sebagai demam Zika atau. Kesakitan tersebut adalah satu bentuk penyakit ringan dari demam dengue.

Perusahaan telah meneliti sejak april 2015. Uji coba penelitian ini bahkan menyebabkan menurunnya populasi nyamuk Aedes Aegypti sampai 90 persen. Penelitian tersebut dilakukan di Piracicaba, Provinsi Sao Paolo, Brasil. Kasus penyakit DBD bahkan ikut menurun dari 133 kasus menjadi satu kasus antara tahun 2014-2015 ke tahun 2015-2016.

“Secara keseluruhan, nyamuk rekayasa genetika ini bisa dengan cepat menghentikan wabah. Kami berharao bisa mendapat lampu hijau segera,” kata Hadyn Parry, Chief Executive Oxitec.

Nyamuk yang dimodifikasi tersebut merupakan nyamuk jantan Aedes aegypti yang menyebabkan virus zika, virus demam berdarah dengue (DBD) dan chikungunya. |sumber: cnnindonesia.com, republika.co.id

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 − 3 =