Devi Kurniasari, Ike Ate Yuviska dan Oktiana; Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Efek Samping Imunisasi DPT Combo Dengan Kejadian Demam Pada Bayi Usia 2-12 Bulan di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung Tahun 2015

DEVI Kurniasih SST MKes, seorang dosen Program Studi Kebidanan Universitas Malahayati. Ia bersama kedua rekannya Ike Ate Yuviska dan Oktiana telah merilis sebuah jurnal penelitian yang berjudul “Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Efek Samping Imunisasi DPT Combo Dengan Kejadian Demam Pada Bayi Usia 2-12 Bulan di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung Tahun 2015”.

Jurnal ini membahas mengenai Imunisasi DPT (Difteri Pertusis Tetanus) yang merupakan suatu upaya pemberian toksoid difteri, vaksin pertusis, dan toksoid tetanus yang bertujuan untuk menimbulkan kekebalan aktif terhadap penyakit difteri, pertusis, dan tetanus dalam waktu yang bersamaan.

Dengan dasar penelitian manfaat imunisasi DPT yang menimbulkan efek samping dalam pelaksanaannya. Dalam dunia kesehatan, fenomena ini dikenal dengan istilah adverse event atau lebih dikenal dengan kejadian ikutan pasca imunisasi (KIPI).

Tujuan penelitian itu untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang efek samping imunisasi DPT Combo dengan kejadian demam pada bayi usia 2-12 bulan di BPS Yulianti Amd Keb Kelurahan Talang Teluk Betung Selatan Bandar Lampung Tahun 2015.

Baca selengkapnya:

25-89-1-PB

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

twenty + 5 =