Sejarah Mesin Ultrasonography

ULTRA-sonography (USG) adalah sebuah teknik diagnostik pencitraan menggunakan suara ultra yang digunakan untuk mencitrakan organ internal dan otot, ukuran mereka, struktur, dan luka patologi, membuat teknik ini berguna untuk memeriksa organ. Sonografi obstetrik biasa digunakan ketika masa kehamilan.

Pilihan frekuensi menentukan resolusi gambar dan penembusan ke dalam tubuh pasien. Diagnostik sonografi umumnya beroperasi pada frekuensi dari 2 sampai 13 megahertz.

Sedangkan dalam fisika istilah “suara ultra” termasuk ke seluruh energi akustik dengan sebuah frekuensi di atas pendengaran manusia (20.000 Hertz), penggunaan umumnya dalam penggambaran medis melibatkan sekelompok frekuensi yang ratusan kali lebih tinggi.

USG digunakan luas dalam medis. Pelaksanaan prosedur diagnosis atau terapi dapat dilakukan dengan bantuan ultrasonografi (misalnya untuk biopsi atau pengeluaran cairan). Biasanya menggunakan probe yang digenggam yang diletakkan di atas pasien dan digerakkan: gel berair memastikan penyerasian antara pasien dan probe.

Dalam kasus kehamilan, Ultrasonografi (USG) digunakan oleh dokter spesialis kandungan (DSOG) untuk memperkirakan usia kandungan dan memperkirakan hari persalinan. Dalam dunia kedokteran secara luas, alat USG digunakan sebagai alat bantu untuk melakukan diagnosa atas bagian tubuh yang terbangun dari cairan.

Sejarah Mesin USG

Penggunaan Aplikasi mesin USG di dunia medis dimulai ketika manusia mulai mengukur jarak menggunakan gelombang suara bawah air. SONAR sebenarnya singkatan dari Sound Navigation and Ranging (Navigasi Suara dan Jangkauan). Sonar Medis juga dianggap sebagai scanner USG. Pada tahun 1826, Dr Jean-Daniel Colladon dari Swiss berhasil menggunakan sebuah lonceng bawah air untuk mengetahui kecepatan suara di Danau Jenewa.

Selama akhir tahun 1800-an, fisikawan mulai mengidentifikasi fisik fundamental dari gelombang suara, refraksi, propagasi dan transmisi. Lord Rayleigh dari Inggris, menerbitkan “The Theory of Sound” (Teori Suara) pada tahun 1877. Lazzaro Spallanzani dari Italia dianggap berjasa karena menemukan USG pada tahun 1794 ketika ia menunjukkan bagaimana kelelawar secara akurat dapat terbang dalam gelap menggunakan echo refleksi dari suara tak terdengar di frekuensi tinggi. Francis Galton menciptakan getaran suara frekuensi sangat tinggi pada tahun 1876, yang mampu didengar telinga manusia, melalui Whistle Galton.

Pada tahun 1880, Pierre Curie dan Jacques Curie dari Perancis menemukan efek piezo-listrik. Mereka menemukan bahwa USG bisa menghasilkan dan diterima dalam frekuensi megahertz. Sistem deteksi sonar pertama kali diciptakan untuk eksplorasi bawah air dan navigasi. Penemuan dioda dan trioda di tahun 1900-an juga mendorong perkembangan USG.

Paul Langevin dan Constantin Chilowsky dari Perancis mengembangkan sebuah perangkat suara-echo frekuensi tinggi yang dihasilkan oleh USG. Lahirlah hidrofon, dengan menggunakan transduser dan menggunakan kristal kuarsa yang ditemukan oleh Curie bersaudara. Dr Ian Donald menyarankan agar sonar dapat digunakan untuk diagnosis medis. Praktik ini dimulai setelah USG digunakan secara terbatas setelah Perang Dunia II.

Pada tanggal 21 Juli 1955, beliau mulai bekerja pada eksperimen yang melibatkan detektor logam cacat ultrasonik industri. USG kemudian dirasakan sangat berguna dalam mendeteksi dan membedakan fibroid, Glossary Link tumor perut dan Glossary Link kista. Dr Karl Theodore Dussik dari Austria menyelidiki USG transmisi di Glossary Link otak pada tahun 1942 dan menerbitkan beberapa karya ultrasonik medis.

Dr Ian Donald bersama rekan lain dari Glasgow telah berjasa melakukan banyak hal dalam pengembangan aplikasi dan teknologi praktis. Karya-karya mereka telah menyebabkan penggunaan teknologi yang lebih luas dalam praktik medis ini. Lebih banyak lagi tersedia sistem yang lebih komersial, seperti gambar greyscale dan bistable. Glossary Link Doppler USG juga dikembangkan dengan mengkombinasikan pindai Duplex dan pindai berwarna. Bahkan sekarang aliran darah melalui pembuluh tubuh dapat dilihat. Pencitraan 3D dan 4D juga sekarang tersedia, yang dimuali dengan penciptaan microchip pada tahun 1970.

Ada beberapa jenis USG yang tersedia pada saat ini, yang penggunaan masing-masing USG tergantung pada kondisi pasien dan organ tubuh yang perlu diperiksa. Semua relatif aman, nyaman dan terjangkau untuk digunakan. Semuanya juga memiliki risiko yang sangat rendah dan tidak memerlukan persiapan apapun oleh pasien. Prosedurnya juga non-invasif dan tidak menimbulkan rasa sakit, sehingga seseorang dapat segera melanjutkan kegiatan normal setelah pengujian. Ada kemungkinan diperlukan lebih dari satu kali pemindaian, tergantung pada kejelasan gambar. |sumber: en.wikipedia.org, doktermu.com dan sumber lainnya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *