Frederick Winslow Taylor; Insiyur Mekanik Asal Amerika Serikat yang Dikenal Sebagai Bapak Manajemen Ilmiah

FREDERICK Winslow Taylor adalah seorang insinyur mekanik asal Amerika Serikat yang terkenal atas usahanya meningkatkan efesiensi industri. Pria yang lahir pada 20 Maret 1856 dikenal sebagai “bapak manajemen ilmiah” dan merupakan pemimpin intelektual dari Gerakan Efesiensi. Dan ide-idenya sangat berpengaruh di Era Progresif (1890-1920).

Taylor menyimpulkan teknik efisiensi dalam bukunya 1911 The Principles of Scientific Management. kepeloporannya dalam menerapkan prinsip-prinsip rekayasa untuk pekerjaan yang dilakukan di lantai pabrik berperan dalam penciptaan dan pengembangan cabang teknik yang sekarang dikenal sebagai teknik industri. Taylor juga seorang atlet yang berlaga nasional di tenis dan golf.

Taylor lahir pada 1856 dari keluarga Quaker di Germantown, Philadelphia, Pennsylvania. Ayah Taylor, Franklin Taylor, seorang pengacara Princeton berpendidikan, dibangun kekayaannya pada hipotek. Ibu Taylor, Emily Annette Taylor (née Winslow), adalah bersemangat abolisionis dan rekan kerja dengan Lucretia Mott. leluhur ayahnya, Samuel Taylor, menetap di Burlington, New Jersey, pada tahun 1677. leluhur ibunya, Edward Winslow, adalah salah satu dari lima belas Mayflower Pilgrims asli yang membawa pegawai atau anak-anak, dan salah satu dari delapan yang memiliki perbedaan terhormat Mister. Winslow menjabat selama bertahun-tahun sebagai Gubernur koloni Plymouth.

Dididik awal oleh ibunya, Taylor belajar selama dua tahun di Perancis dan Jerman dan melakukan perjalanan Eropa selama 18 bulan. Pada tahun 1872, ia masuk Phillips Exeter Academy di Exeter, New Hampshire, dengan rencana akhirnya akan Harvard dan menjadi seorang pengacara seperti ayahnya. Pada tahun 1874, Taylor lulus ujian masuk Harvard dengan gelar kehormatan. Namun, karena diduga penglihatannya buruk, Taylor memilih jalan yang berbeda.

Pada awal musim semi tahun 1915 Taylor menderita radang paru dan meninggal, satu hari setelah ulang ke-59 nya, pada tanggal 21 Maret 1915. Ia dimakamkan di West Laurel Hill Cemetery, di Bala Cynwyd, Pennsylvania.

Peninggalan Taylor yang paling terkenal dalam ilmu manajemen adalah ide tentang penggunaan metode ilmiah dalam manajemen. Ide ini muncul ketika Taylor merasa kurang puas dengan ketidakefesienan pekerja di perusahaannya. Ketidakefesienan itu muncul karena mereka menggunakan berbagai macam teknik yang berbeda untuk pekerjaan yang sama—nyaris tak ada standar kerja di sana. Selain itu, para pekerja cenderung menganggap gampang pekerjaannya.

Taylor berpendapat bahwa hasil dari para pekerja itu hanyalah sepertiga dari yang seharusnya. Taylor kemudian, selama 20 tahun, berusaha keras mengoreksi keadaan tersebut dengan menerapkan metode ilmiah untuk menemukan sebuah “teknik terbaik” dalam menyelesaikan tiap-tiap pekerjaan.

Berdasarkan pengalamannya itu, Taylor membuat sebuah pedoman yang jelas tentang cara meningkatkan efesiensi produksi. Pedoman tersebut adalah:

  1. Kembangkanlah suatu ilmu bagi tiap-tiap unsur pekerjaan seseorang, yang akan menggantikan metode lama yang bersifat untung-untungan.
  2. Secara ilmiah, pilihlah dan kemudian latihlah, ajarilah, atau kembangkanlah pekerja tersebut.
  3. Bekerja samalah secara sungguh-sungguh dengan para pekerja untuk menjamin bahwa semua pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan prinsip-prinsip ilmu yang telah dikembangkan tadi.
  4. Bagilah pekerjaan dan tanggung jawab secara hampir merata antara manajemen dan para pekerja. Manajemen mengambil alih semua pekerjaan yang lebih sesuai baginya daripada bagi para pekerja.

Pedoman ini mengubah drastis pola pikir manajemen ketika itu. Jika sebelumnya pekerja memilih sendiri pekerjaan mereka dan melatih diri semampu mereka, Taylor mengusulkan manajemenlah yang harus memilihkan pekerjaan dan melatihnya.

Manajemen juga disarankan untuk mengambil alih pekerjaan yang tidak sesuai dengan pekerja, terutama bagian perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengontrolan. Hal ini berbeda dengan pemikiran sebelumnya di mana pekerjalah yang melakukan tugas tersebut.

|sumber: en.wikipedia.org dan kutipan dari berbagai sumber

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

15 + 9 =