Erlis Yurnita, Indah Lia Puspita dan Eka Sariningsih; Jurnal Pengaruh Penjualan Air Bersih dan Biaya Operasional Terhadap Rugi Bersih pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jasa Kabupaten Lampung Selatan

PADA umumnya Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di Indonesia yang menetapkan tarif merugi, yaitu tarif lebih rendah dari pada harga pokok produksi. Di sisi lain, secara umum PDAM belum memiliki standar estimasi biaya produksi rata-rata yang sangat penting bagi penetapan tarif yang tepat.

PDAM Tirta Jasa Lampung Selatan diketahui bahwa perusahaan selalu mengalami kerugian bahkan setiap bulannya dikarenakan rendahnya penjualan air bersih yang didistribusikan kepada masyarakat sehingga tidak dapat menutupi biaya operasional yang telah dikeluarkan. Padahal kemampuan perusahaan perusahaan dalam menjual produknya menentukan keberhasilan dalan mencari keuntungan, apabila perusahaan tidak mampu menjual maka akan mengalami kerugian.

Hal itu lah yang menjadi dasar Erlis Yurnita, Indah Lia Puspita dan Eka Sariningsih melakukan penelitian yang
tertuang dalam jurnal dengan judul “Pengaruh Penjualan Air Bersih dan Biaya Operasional Terhadap Rugi Bersih pada Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Jasa Kabupaten Lampung Selatan“.

Penelitian ini bertujuan menguji apakah terdapat pengaruh parsial dan simultan dari penjualan air dan biaya operasional terhadap rugi bersih pada PDAM Tirta Jasa di Kabupaten Lampung Selatan. Dimana rugi bersih terdapat selisish defisit antara semua pendapatan dan biaya.

Baca selengkapnya:

Jurnal Erlis Yurnita, Indah Lia Puspita dan Eka Sariningsih

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

8 − one =