Tabuhan Kompang atau Khaddap Yang Menyemarakkan Adat Lampung

Musik merupakan suara yang dihasilkan dari satu atau beberapa alat yang dimainkan secara bersamaan sehingga menghasilkan suara yang merdu. Provinsi Lampung memiliki beberapa alat musik tradisional, salah satunya Kompang atau Khaddap.

Kompang merupakan alat musik tradisional dari Provinsi Lampung yang dibuat dari kayu dan kulit kambing. Alat musik ini juga erat kaitannya dengan penyebaran agama Islam di Indonesia. Alat musik ini hampir mirip dengan alat musik rebana.

Kompang dimainkan dengan menggunakan kedua belah tangan. Sebelah tangan memegang kompang, dan sebelah tangan lagi memukul kompang. Alat ini dimainkan secara tim dalam keadaan duduk, berdiri atau berjalan. Kompang terdiri dari berbagai ukuran. Ada yang berukuran garis pusat sepanjang 22.5 cm, 25 cm, 27.5 cm dan ada juga yang mencapai 35 cm.

Terdapat tiga rentak dalam permainan kompang. Pertama, rentak yang biasa dimainkan ialah rentak biasa. Kedua, rentak kencet ialah rentak di tengah-tengah pukulan, kemudian seolah-olah terhenti seketika. Terakhir, rentak sepulih dimainkan untuk kembali pada rentak lagu pertama.

Biasanya kompang dimainkan saat upacara adat, acara pernikahan, dan pawai menyambut pejabat daerah atau pejabat negara. Pemain kompang ini akan berjalan mengiringi pengantin atau pejabat daerah, atau pejabat negara tersebut. |sumber: tradisikita.my.id

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 + 3 =