Soal Plastik Berbayar ini Kata Ketua Program Study dan Dosen Teknik Lingkungan

Sulastri Dra MTA adalah Ketua Program Study Teknik Lingkungan Universitas Malahayati. Wanita yang menjabat sejak 2009 ini mengatakan pendapatnya tentang plastik berbayar kepada malahayati.ac.id, Minggu 21 Februari 2016 di PKOR Bandar Lampung, saat menghadiri kegiatan bebas sampah HImpunan Mahasisiwa Teknik Lingkungan (HMTL).

Seperti dalam Surat Edaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor S.1230/PSLB3-PS /2016 tentang Harga dan Mekanisme Penerapan Kantong Plastik Berbayar, kebijakan ini sudah diterapkan sejak 21 Februari 2016 yang juga merupakan Hari sampah Nasional.

Menurut Sulastri plastik merupakan jenis yang sulit terurai, jika penggunaan plastik meningkat maka jumlah plastik akan meningkat hal tersebut akan mengakibatkan peningkatan pada sampah plastik juga. Oleh sebab itu ia sangat mendukung kebijakan ini. “Sangat mendukung, dengan kebijakan ini dapat menggurangi sampah platik,” ujar Sulastri.

Sama halnya dengan Sulastri, Natalina ST MSi juga mengatakan bahwa ia mendukung kebijakan tersebut. Menurut dosen Teknik Lingkungan ini, kebijakan plastik berbayar ini dapat mengurangi timbulan sampah plastik. “Setuju dengan kebijakan ini, karena dapat meminimalisir timbulan sampah plastik, karena sampah plastik merupakan sampah yang paling sulit diuraikan, sampah plastik juga merupakan sampah yang jorok dan dapat mencemari lingkungan,” ujar Natalia.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

sixteen − 1 =