Friedrich August Kekule; Penemu Struktur Benzena

Friedrich August Kekulé, kemudian Friedrich August Kekulé von Stradonitz adalah seorang ahli kimia organik Jerman. Dari 1850-an sampai kematiannya, Kekulé adalah salah satu ahli kimia yang paling menonjol di Eropa, terutama dalam bidang teori kimia. Dia adalah pendiri utama dari teori struktur kimia. Ia dikenal sebagai dewa cincin karena berhasil mengungkapkan bagaimana 6 atom karbon molekul benzena berikatan dengan 6 atom hidrogen melalui mimpinya.

Kekulé adalah nama yang diterimanya, ia dikenal sepanjang hidupnya sebagai August Kekulé. Setelah dimuliakan oleh Kaiser pada 1895, ia mengadopsi nama Agustus Kekulé von Stradonitz, tanpa aksen akut Perancis atas kedua “e”. Aksen Prancis tampaknya telah ditambahkan ke nama ayah Kekule selama pendudukan Napoleon dari Hesse oleh Perancis, dalam rangka untuk memastikan bahwa penutur bahasa Perancis diucapkan suku kata ketiga.

August Kekulé lahir pada 7 September 1829 di Darmstadt, ibukota Grand Duchy of Hesse Jerman. Ia putra seorang PNS. dimasa kecilnya dikenal sebagai seorang yang ramah, cerdas dan mempunyai bakat menggambar sekaligus menguasai tiga bahasa, yaitu Perancis, Italia dan Inggris.

Karya paling terkenal Kekulé adalah pada struktur benzena. Pada tahun 1865 Kekulé menerbitkan sebuah makalah dalam bahasa Prancis (karena ia saat itu masih di Francophone Belgia) menunjukkan bahwa struktur berisi cincin beranggota enam atom karbon dengan bolak ikatan tunggal dan ganda. Tahun berikutnya ia menerbitkan sebuah makalah yang lebih panjang dalam bahasa Jerman dengan subjek yang sama. Formula empiris untuk benzena telah lama dikenal, namun struktur yang sangat tidak jenuh merupakan tantangan untuk dinentukan. Archibald Scott Couper pada tahun 1858 dan Joseph Loschmidt pada tahun 1861 menyarankan kemungkinan struktur yang berisi beberapa ikatan ganda atau beberapa cincin, tetapi studi senyawa aromatik dalam tahun awal, dan terlalu sedikit bukti itu kemudian tersedia untuk membantu ahli kimia memutuskan struktur tertentu.

Salah satu masalah dalam rumus kimia yang sulit terpecahkan dilebih dari 100 tahun adalah struktur benzena. Tidak ada yang dapat menggambarkan bagaimana enam atom karbon dan enam atom hidrogen membentuk struktur benzena serta dalam bentuk apa sebaiknya rumus itu ditampilkan. Kemudian Kekule (setelah menemukan struktur kekule) berusaha untuk memecahkan misteri tersebut.

Bahwa pada suatu malam di tahun 1865 Kekule tertidur di dekat perapian. Kekule melihat ular bergerak menari-nari. Tiba-tiba bagian ekor dari ular itu bersambungan dengan kepalanya, maka terjadilah gelang rantai yang terus berputar-putar. Mimpi inilah yang menghantarkan Kekule pada penemuan struktur Benzena.

Perihal mimpi ini sempat Ia ceritakan kepada ahli kimia yang lain. Tetapi mereka menganggap bahwa mimpi tersebut hanyalah bunga tidur yang tidak ada hubungannya dengan ilmu kimia. Tetapi Kekule tetap berpendapat bahwa ini bukanlah mimpi yang biasa saja, karena mimpi tersebut selalu teringat dalam benaknya. Akhirnya Kekule berusaha menghubungkan antara mimpinya dengan struktur benzena yang masih misterius tersebut.

Misteri tersebut terpecahkan setelah Kekule mengeluarkan hipotesisnya yang menggambarkan bahwa struktur benzena berupa enam atom karbon yang terdapat di sudut-sudut heksagon beraturan dengan satu atom hidrogen melekat pada setiap atom karbon, seperti penggambaran pada mimpi Kekule. Agar setiap atom karbon mempunyai valensi empat Ia menyarankan ikatan tunggal dan ganda dua berselang di sekeliling cincin, yang sekarang lebih dikenal sebagai sistem konjugasi ikatan ganda dua. Kekule menyarankan ikatan tunggal dan ganda dua bertukar posisi di sekeliling dengan cepat sehingga reaksi-reaksi khusus pada alkena tidak dapat terjadi.

Friedrich August Kekulé von Stradonitz meninggal pada 13 Juli 1896 (umur 66) di Bonn, Kekaisaran Jerman. |Dikutip dari berbagai sumber

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 × 2 =