Universitas Malahayati Ikut Berduka Atas Musibah Helikopter TNI Jatuh di Poso

Kapten Corps Kesehatan Militer (CKM) dr Yanto yang meninggal dalam kecelakaan helikopter TNI AD di Poso meninggalkan istri yang sedang hamil enam bulan. Yanto diketahui baru menikah delapan bulan lalu dengan Isyana Satya Putri. Saat ini istrinya sedang mengandung anak pertama.

IMG_1670Kapten Yanto merupakan dokter spesialis tulang dan salah satu korban dari 13 korban lainnya atas jatuhnya helikopter TNI AD di Poso, Sulawesi Tengah, sekira pukul 17.55 Wita pada, Minggu (20/3/2016). Kapten Yanto meninggalkan istri bernama Isyana Satya Putri yang kini tengah hamil lima bulan.

Rektor Universitas Malahayati, Dr Muhammad Kadafi SH MH, menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya Kapten CKM dr Yanto. Kadokes Korem Poso ini, adalah salah seorang korban jatuhnya helikopter TNI di Poso, Sulawesi Tengah. “Kapten Yanto adalah salah satu alumni terbaik Universitas Malahayati, kata Rektor Kadafi. Karena itu, seluruh civitas akademika Universitas Malahayati ikut berbelasungkawa atas musibah ini.

“Kami sangat merasa kehilangan. Saya atas nama Universitas Malahayati menyampaikan dukacita, kita berharap keluarga yang ditinggalkannya bisa tabah menghadapi cobaan ini. Semoga beliau juga mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT,” kata Kadafi.

Yanto adalah salah seorang alumni Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati. Menurut dr Dahlan Gunawan, dokter Yanto seorang yang cerdas, ramah, dan pandai bergaul. []

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

eighteen + 15 =