Capping Day, Tradisi Yang Masih Dilakukan Oleh Perawat dan Bidan di Dunia

AKADEMI Keperawatan Malahayati kemarin melaksanakan Capping Day di Tax Center, 29 Maret 2016. Kata Capping Day sendiri sudah tidak asing lagi di kalangan bidan dan perawat di dunia. Karena Capping Day merupakan salah satu tradisi yang masih dilakukan hingga saat ini. Dalam dunia pendidikan keperawatan di Indonesia, hampir semua sekolah keperawatan baik akademi maupun sekolah tinggi/universitas melakukan Capping Day setiap tahun. Capping Day merupakan suatu seremonial yang dilakukan oleh mahasiswa tingkat satu yang telah menjalani perkuliahan selama kurang lebih satu semester. Saat Capping day mereka akan mengucapkan janji mahasiswa,
lalu secara simbolis serta diberi pin dan kap (diperuntukkan khusus wanita) serta peresmian penggunaan seragam perawat.

Dua hal yang tidak terpisahkan dari Capping Day adalah pin dan kap. Tapi apa itu pin dan kap? Apa fungsinya?

Dilansir dari berbagai sumber, Pin Keperawatan adalah semacam lencana, biasanya terbuat dari besi, berwarna emas, perak atau hitam. Pin keperawatan dipakai oleh perawat sebagai tanda dari institusi mana mereka menempuh pendidikan. Untuk mahasiswa, pin akan diberikan pada saat capping day, yang secara simbolis menyambut kedatangan mereka di dalam profesi keperawatan.

Mengapa pin keperawatan dipakai oleh hampir seluruh perawat didunia?

Itu karena kaum kesatria hospitaller juga menggunakannya. Kesatria hospitaller atau ksatria dari kepulauan Malta, Italia, adalah pionir dan penggagas perawatan penyakit serta kontributor yang meletakkan dasar dari standar rumah sakit, para kesatria ini menggunakan lencana berupa simbol Maltese Cross. Setelah keperawatan akhirnya berkembang menjadi sebuah profesi yang diakui keberadaannya, setiap sekolah membuat simbolnya sendiri, dan terciptalah pin-pin yang unik, dengan tujuan menggambarkan ciri khas dari institusi masing-masing.

Sedangkan, Kap Keperawatan adalah bagian dari seragam perawat, sudah dipakai sejak awal mula profesi perawat. Bagi mahasiswa keperawatan, kap hanya digunakan oleh wanita, dipasang sebelum mereka memulai praktik klinik dirumah sakit. Asal mula kap, atau penutup kepala ini masih belum dinyatakan secara pasti, namun kuat dugaan penggunaan kap kepala yang dimulai pada abad ke 19 ini bertujuan untuk mengontrol rambut panjang para perawat di masa itu. Karena pada masa itu, wanita tidak diperbolehkan berambut pendek.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *