Kesan Hana Mengunjungi Objek Wisata Bahari Pasir Timbul

MAHASIWA Universitas Putra Malaysia (UPM) mengunjungi Objek Wisata Bahari Pasir Timbul, Minggu 10 April 2016. Mahasiswa UPM berkunjung bersama Zaenal Abidin salah seorang dosen pembimbing dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) dan diikuti juga oleh beberapa mahasiwa dari Universitas Malahayati.

Tak jauh dari pantai Sari Ringgung terdapat salah satu objek wisata yang kini sedang naik daun di Lampung. Objek wisata bahari Pasir Timbul demikian orang menyebutnya. Hanya membutuhkan waktu sekitar 15-25 menit dari Sari Ringgung menuju Pasir Timbul menggunakan perahu kecil anda sudah bisa sampai di sini.

Perahu-perahu kecil dengan kapasitas 10-15 orang siap mengantarkan Anda. Biaya yang ditawarkan juga cukup terjangkau. Anda akan diantar oleh para nelayan setempat yang beralih profesi menjadi jasa penyewaan jasa perahu. Anda bisa sepuasnya menikmati wahana pasir timbul di sini tanpa adanya keterikatan waktu.

Seorang Mahasiswa Universiti Putra Malaysia (UPM), Wan Nur Farah Hanna binti Zamri. Wanita yang akrab disapa Hanna ini merupakan salah satu dari delapan mahasiswa/i yang mengikuti studi banding/ mobiliti ke Universitas Malahayati Bandar Lampung. Dalam kesempatan liburan mengunjungi wisata ini pada Minggu, 11 April 2016. Tak hanya mereka, Dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), Mahasiswa FKM dan Mahasiswi Teknik Lingkungan pun ikut serta.

Tak hanya untuk merefleksikan otak dan berlibur, kegiatan ini juga bertujuan memperkenalkan objek wisata Lampung Indonesia ke masyarakat luar.

“Perasaan senang sekali, pertama kali ke tengah laut terdapat pasir timbul sampai boleh mandi-mandi macam itu. pantainya bagus sekali, kapan-kapan saye nak pergi ke pantai itu lagi,” Kata Hanna dengan logat melayu nya.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *