Kesan Wawan; Peserta Lomba Baca Puisi Saat Mengikuti Perlombaan Seni

UNIVERSITAS Malahayati mengelar perlombaan seni bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) bidang seni di Kabara Prasmanan Universitas Malahayati pada Jumat, 20 mei 2016. Acara yang dihadiri oleh Wakil Rektor III Dessy Hermawan, Kaprodi FKU dr Dalfian, Ricko Gunawan selaku ketua pelaksana, dosen, juri ini diikuti mahasiswa Universitas Malahayati. Lomba seni ini dibuka langsung oleh Wakil Rektor III dengan pemotongan pita sebagai simbolis.

Lomba yang merupakan rangkaian kegiatan Dies Natalis ke-23 ini bertujuan untuk seleksi mahasiswa yang akan dikirim ke Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksemida) Lampung untuk mewakili Universitas Malahayati pada September mendatang.

Perlombaan ini menampilkan pembacaan puisi dan menyanyi dalam kategori dangdut dan pop. Adapun kesan seorang peserta lomba dalam pembacaan puisi, salah satunya Nur Rohmat Soni Setiawan. Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) yang akrab disapa Wawan asal Anyer Banten yang merupakan anggota dari UKM bidang seni.

Ia membawakan puisi yang berjudul Pamflet Cinta karya WS Rendra. Ia pun mengaku senang dapat berpartisipasi dalam perlombaan ini. “Tujuan saya mengikuti perlombaan puisi ini, pertama, ikut memeriahkan acara UKM bidang seni. Kedua, memang dari semua rangkaian lomba, saya hanya dapat membaca puisi,” ujar Wawan.

Tak hanya itu, Wawan ingin memotivasi orang lain yang belum memiliki kepercayaan pada diri, dari latar belakang Wawan yang memiliki hobi bermain basket dan berasal dari kesehatan masyarakat. Ia mampu membuktikan, bahwa tanpa latar belakang seni, ia dapat percaya diri untuk tampil di atas panggung,

Tanpa keraguan dan rasa minder ia tampil dengan kepercayaan dirinya di atas panggung dengan suara lantang. “Menurut saya, rasa minder itu tidak boleh, jika saya minder, saya tidak akan maksimal saat membawakan puisi tersebut. Lagi pula untuk apa minder? Saya hanya manusia, masih banyak yang di bawah kita, dan diatas langit masih ada langit lainnya, kita tidak boleh sombong, karena masih ada tuhan,” tambahnya.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

13 + nineteen =