Akafarma Tampilkan Pameran Edukasi Dalam Bazar dan Pameran Dies Natalis Malahayati ke-23

PERAYAAN Dies Natalis semakin meriah dengan dibukanya berbagai stand bazar dan pameran. Menyambut perayaan ke-23 pad 27 Agustus mendatang ini Malahayati kembali membuka stand bazar dan pameran yang diikuti mahasiswa/i Universitas Malahayati dari berbagai fakultas dan program studi. Salah satunya Prodi Akademi Analis Farmasi dan Makanan (Akafarma).

Dihari ketiga bazar pada Rabu, 01 Juni 2016 ini Akafarma menyajikan pameran edukasi makanan dan minuman yang mengandung pewarna berbahaya. Tentang bagaimana mengidentifikasi dan cara membedakan makanan yang mengandung pewarna berbahaya dengan uji warna. Dalam uji warna ini mahasiswa Akafarma menampilkan beberapa sample seperti, larutan kayu secang, kunyit, daun suji, dan dua sample minuman yang biasa dijual dipasaran.

Uji warna ini menggunakan beberapa sample minuman berwarna yang dicampurkan dengan larutan detergent. Dimana bila hasil uji warna berubah menjadi memudar maka, sample itu mengandung pewarna berbahaya atau bukan pewarna makanan alami. Begitu sebaliknya, bila hasil uji warna berubah menjadi lebih pekat maka, makanan atau minuman itu menggunakan pewarna makanan alami atau aman untuk dikonsumsi.

Jenis pewarna makanan dan minuman berbahaya yang biasa ditemukan adalah Rhodamin B (pewarna sintetik berbentuk serbuk kristal) dan Methanil Yellow (pewarna sintetik berbentuk serbuk). Bahaya akut zat pewarna ini bila tertelan dapat menyebabkan gangguan kesehatan berupa iritasi pada saluran pencernaan, apabila terpapar pada bibir dapat menyebabkan bibir pecah-pecah, kering, gatal bahkan dapat mengakibatkan kulit bibir terkelupas. Bahaya kronis akibat mengkonsumsi dalam jangka panjang menyebabkan gangguan kesehatan pada fungsi hati, gangguan kandung kemih, bahkan kanker.

Selain menampilkan pameran penelitian, mereka juga menampilkan sample wedang kayu secang. Sample ini sebagai media informasi minuman herbal yang bermanfaat. Seperti wedang kayu secang ini yang bermanfaat untuk meningkatkan stamina, mengatasi perut kembung, menyegarkan tubuh, mengatasi gangguan pembuluh darah, mengurangi tekanan darah dan memperlancar aliran darah. Karena kayu secang ini mengandung Tannin, Flavonoid, Polifenol, Braziun dan Saponin.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *