Metamorfosis Universitas Malahayati, Merangkak dari Sebuah Ruko Kini Menjadi Kampus Hijau nan Megah

UNIVERSITAS Malahayati didirikan oleh Yayasan Alih Teknologi Bandar Lampung pada tanggal 27 Agustus 1993. merangkak dari sebuah ruko di jalan Kartini Bandar Lampung, kini di usia yang hampir 23 tahun, Universitas Malahayati bermetamorfosis menjadi sebuah kampus nan megah dengan segala fasilitas yang disiapkan bagi civitasnya.

Asrama, apartemen dosen, Minimarket, sarana olahraga seperti golf, badminton, futsal, hingga kolam renang, helipad juga dilengkapi tempat kuliner dibangun untuk memenuhi kebutuhan para penghuninya. Sebuah klinik dan apotik juga dibangun sebagai tindakan preventif menjaga kesehatan para mahasiswa, bahkan ada fasilitas rumah sakit yang terletak beberapa meter di sebelah kiri gerbang kampus yang diberi nama Rumah Sakit Bintang Amin. Salah satu pendidikan yang dimiliki oleh Malahayati yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Pertamina Jakarta.

Suasana sejuk dan kondusif sengaja dibangun demi kenyamanan mahasiswa dalam proses pembelajaran. Keamanan berlapis dari pintu masuk gerbang kampus hingga ke pintu masuk asrama hingga patroli rutin para satuan pengaman kampus memberikan rasa aman saat berada di lingkungan kampus.

Saat memasuki pintu gerbang Universitas Malahayati anda akan disuguhkan dengan pemandangan dan perasaan yang berbeda dari kampus lainnya. Diluar terlihat kecil, ternyata kampus ini memiliki luas 84 hektar dengan berkontur berbukit dengan diselimuti rindangnya pepohonan, Anda akan seolah merasa sedang berada di puncak Bogor, karena rindangnya pepohonan yang membuat udara menjadi sejuk.

Dan yang membuat kampus ini berbeda adalah visi yang diembannya yaitu menciptakan lulusan yang beretika religius. Sehingga mahasiswa dari lima fakultas seperti Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, Teknik, Ekonomi dan Akafarma dituntut tidak hanya mampu unggul dalam skill namun juga memiliki etika yang baik pula. Tak heran jika Malahayati terus berkontribusi mencetak lulusan-lulusan yang berkompeten, berintegritas dan beretika religius di dunia kerja.

Keunikan lain kampus ini adalah, Universitas Malahayati juga mewajibkan karyawan dan mahasiswanya untuk menyantuni setidaknya satu anak yatim. Sehingga 1300-an lebih anak yatim secara bergantian, melakukan silaturahmi, makan bersama dan membaca Surah Yasin setiap Sabtu ditepian danau yang juga diperuntukan khusus bagi anak yatim binaan Malahayati.

Jadi tunggu apalagi, lets join us at Malahayati University, and Lets Challenge the future together.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *