Aryanti Wardiyah, Setiawati, Umi Romayati; Jurnal Perbandingan Efektifitas Pemberian Kompres Hangat dan Tepid Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak yang Mengalami Demam di Ruang Alamanda RSUD dr H Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2015

DEMAM merupakan suatu keadaan suhu tubuh diatas normal sebagai akibat peningkatan pusat pengatur suhu di hipotalamus, peningkatan suhu ini akan berdampak buruk bagi anak bahkan bisa mengakibatkan kejang dan penurunan kesadaran. Data rekam medik RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2014 jumlah anak yang menderita demam dengan bronkopneumonia 442 anak, typhoid 279 anak dan DHF 46 anak.
Berdasarkan hasil wawancara yang dilakukan peneliti tanggal 27 Januari kepada perawat yang berada diruang Alamanda didapatkan bahwa terapi yang digunakan dalam menangani demam pada anak diruangan tersebut yaitu menggunakan terapi farmakologis dan terapi non farmakologis. Terapi farmakologis yang digunakan yaitu obat antipiretik sedangkan terapi non farmakologis yang sering digunakan diruang tersebut yaitu kompres hangat dan tepid sponge. Namun belum pernah di lakukan penelitian terkait keefektifan kedua tindakan tersebut.

Hal-hal itu yang mendasari Aryanti Wardiyah, Setiawati dan Umi Romayati melakukan penelitian dan dituangkan ke dalam jurnal yang berjudul “Perbandingan Efektifitas Pemberian Kompres Hangat dan Tepid Sponge Terhadap Penurunan Suhu Tubuh Anak yang Mengalami Demam di Ruang Alamanda RSUD dr H Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2015”.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan efektifitas pemberian kompres hangat dan tepid sponge terhadap penurunan suhu tubuh anak yang mengalami demam diruang Alamanda RSUD dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2015.

Baca selengkapnya:

Jurnal Aryanti, Setiawati, Umi Romayati

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

nineteen − eighteen =