Kolam Renang KCC Masih Diramaikan Oleh Wisatawan

MEMASUKI beberapa hari setelah Lebaran pada Minggu, 10 Juli 2016, sejumlah objek wisata dan tempat hiburan keluarga di Provinsi Banten terlihat masih sangat ramai dikunjungi warga yang masih memanfaatkan momen libur. Kali ini aku mengambil kesempatan berlibur bersama keluarga. Kondisi ramai seperti yang terlihat di Kolam Krakatau Country Club (KCC) yang berlokasi di Jalan Kyai Haji Yasin Beji, Kota Cilegon, Banten.

Jika pada hari biasanya, kolam renang ini hanya dikunjungi oleh beberapa pengunjung per harinya, namun saat musim libur Lebaran seperti sekarang, jumlah pengunjung meningkat drastis dan cukup signifikan. Pasalnya, pengunjung yang datang bukan hanya berasal dari kalangan pelajar yang memang mempunyai agenda kegiatan, namun ada juga masyarakat umum yang berasal dari luar Kota Cilegon.

Sebetulnya  aku dan sekeluarga sudah memperhitungkan keberangkatan pagi saat ke KCC, untuk menghindari keramaian saat di kolam renang. Tak disangka, setelah sesampainya disana ternyata sudah diramaikan oleh ratusan bahkan ribuan pengunjung. Lahan parkir pun sudah tak dapat menampung banyak kendaraan. Alhasil, untuk membeli sebuah tiket, aku dan sekeluarga harus rela berantri panjang untuk mendapatkannya.

Kali ini untuk membeli sebuah tiket, pengunjung harus memiliki Brizzi. KCC bekerjasama dengan Bank BRI menggunakan Brizzi sebagai alat pembayaran. Brizzi adalah uang elektronik yang dikeluarkan Bank BRI sebagai sarana pembayaran di merchant-merchant yang telah bekerjasama dengan BRI. Orang yang hendak masuk menuju kolam renang harus melewati pintu masuk yang berupa jalur-jalur seperti di mesin masuk MRT. Untuk masuk dan membuka palang besi, diperlukan sebuah kartu. Kartu tersebut di tap di mesin, dan pintu pun terbuka.

Harga tiket yang terjangkau dengan berbagai fasilitas yang cukup lengkap, tempat ini menjadi tempat favorit di berbagai masyarakat pada umumnya. KCC memfasiliasi berbagai ukuran kolam renang, mushola, taman keluarga, ruang ganti dan bilas, cafeteria, ruang gawat darurat, tube atau ban renang.

“Cukup lengkap fasilitas yang aku dan sekeluarga dapatkan di KCC. Tetapi ramainya pengunjung, menjadi sangat susah memilih tempat untuk menggelar tiker. Walaupun begitu, suasana ramai pun bukan sesuatu yang mengurangi rasa kekeluargaan. Kami sekelurga tetap bisa menikmati dan bercanda gurau,” ujar Nezla Anisa Ningrum, mahasiswa Teknik Lingkungan angkatan 2014 Universitas Malahayati.[]

 

 

4 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *