Ade Maria Ulfa; Jurnal Penetapan Kadar Klorin pada Beras Menggunakan Metode Iodometri

INDONESIA menjadikan beras sebagai salah satumakanan pokok, karena beras salah satu bahan makanan yang mudah diolah, mudah disajikan, enak, dan mengandung protein sebagai sumber energi sehingga berpengaruh besar terhadap aktivitas tubuh atau kesehatan (Ahmad, 1990).

Beras memiliki nilai gizi yang cukup tinggi yaitu kandungan karbohidrat sebesar 360 kalori, protein sebesar 6.8 gr dan kandungan mineral seperti Ca dan Fe masingmasing 6 mg dan 0.8 mg (Barus, 2005). Masyarakat Indonesia pada umumnya memilih beras yang putih, mengkilap, jernih dan licin. Namun banyak beredar beras putih mengandung zat klorin yang membahayakan kesehatan.

Hal itulah yang membuat Ade Maria Ulfa M Kes Apt melakukan sebuah penelitian yang terdapat dalam jurnal yang berjudul “Penetapan Kadar Klorin pada Beras Menggunakan Metode Iodometri“. Ade merupakan seorang dosen sekaligus Wakil Direktur Akademik di Akadmei Analisis Farmasi dan Makanan (Akafarma) Universitas Malahayati. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menentukan kadar klorin dalam beras sebelum dan sesudah dimasak. Klorin diuji menggunakan metode reaksi warna dan titrasi iodometri.

Baca selengkapnya:

Jurnal Penelitian Ade Maria Ulfa

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 2 =