Umi Romayati Keswara, Solbari, Eka Trismiyana; Jurnal Hubungan Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegypty di Desa Bugis Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kabupaten Tulang Bawang tahun 2004

SALAH satu masalah infeksi yang sering dialami oleh masyarakat terutama di negara berkembang adalah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti maupun Aedes albopictus. Aedes aegypti lebih berperan dalam penularan penyakit ini karena hidupnya didalam dan disekitar rumah, sedangkan Aedes albopictus di kebun sehingga lebih jarang kontak dengan manusia (Depkes RI, 2004).Dan salah satu cara untuk mencegah DBD adalah dengan pemantauan jentik nyamuk, keberadaan jentik merupakan indikator daerah tersebut terpapar pada faktor predisposisi rentan terjadinya DBD.

Tingginya kasus DBD di Desa Bugis berkaitan dengan rendahnya ABJ, cakupan ABJ tahun 2012 sebesar 76,2 % dan menurun di tahun 2013 menjadi sebesar 72,7% dibawah target yang ditetapkan yaitu sebesar 95%. Rendahnya ABJ diikuti rendahnya cakupan PSN – 3M, tahun 2012 sebesar 65,2 % dan menurun ditahun 2013 menjadi 54,8 % dibawah target yang ditetapkan yaitu sebesar 90%.

Hal ini lah yang membuat Umi Romayati Keswara, Solbari, Eka Trismiyana tertarik melakukan penelitian yang dituangkan kedalam jurnal yang berjudul “Hubungan Kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk dengan Keberadaan Jentik Nyamuk Aedes Aegypty di Desa Bugis Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kabupaten Tulang Bawang tahun 2004”.

Dengan tujuan penelitian diketahui hubungan kegiatan Pemberatasan Sarang Nyamuk (PSN – 3 M) dengan keberadaan jentik nyamuk aedes aegypti di Desa Bugis Wilayah Kerja Puskesmas Menggala Kabupaten Tulang Bawang tahun 2014. Baca selengkapnya:

Jurnal Umi Romayati Keswara, Solbari, Eka Trismiyana

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *