Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Meluncurkan Aplikasi E-Riset & Layanan Data Kesehatan

KEMENTERIAN Kesehatan Republik Indonesia meluncurkan aplikasi e-Riset dan layanan data gratis serta diseminasi hasil Studi Diet Total. Tujuan diluncurkannya aplikasi ini agar terlaksananya keterbukaan informasi publik.

Menurut Menteri Kesehatan, Prof Dr dr Nila Farid Moeloek, Sp M (K), Aplikasi ini diluncurkan agar publik ikut mengawasi seluruh proses penelitian di Kementerian Kesehatan, termasuk aspek plagiarisme. Selain itu Menkes mengharapkan dengan acara ini Kemenkes harus proaktif menyampaikan apa yang sudah, sedang dan akan dilakukan serta apa hasil dari riset yang berlangsung. Hal ini ia sampaikan dalam sambutannya pada acara pembukaan peluncuran Data RisetNasional (20/7) di Jakarta.

“Saya berharap dengan adanya aplikasi ini juga menjadi kontrol bagi kemenkes terhadap upaya yang dilakukan beserta hasilnya,” kata Menkes Nila F Moeloek.

Aplikasi e-riset berisi semua penelitian Balitbangkes baik yang akan, sedang maupun telah berjalan. Masyarakat umum dapat melihat kelengkapan penelitian tersebut baik anggaran, waktu, lokasi hingga hasil penelitian.

Adapun aplikasi layanan data gratis berisi data hasilriset nasional yang telah dilakukan Badan Litbang Kesehatan. Data yang ditampilkan merupakan data hasil penelitian Riset Fasilitas Kesehatan (Rifaskes) tahun 2011, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007, 2010 dan 2013. Layanan gratis ini telah banyak dimanfaatkan oleh para mahasiswa dan para pengambil kebijakan.

Aplikasi yang diluncurkan hari ini oleh Menkes adalah aplikasi e-riset dengan tautan e-riset.litbang.kemkes.go.id dan layanan data gratis dengan tautan devinfo.litbang.kemkes.go.id

Selain kedua aplikasi tersebut, Badan Litbang Kesehatan pun berkesempatan mendiseminasikan hasil riset skala nasional lainnya yakni Studi Diet Total (SDT). Penelitian SDT terdiri dari Survei Konsumsi Makanan Individu (SKMI) dan Analisis Cemaran Kimia Makanan (ACKM). SDT Menghasilkan informasi tentang konsumsi makanan individu nasional berupa jenis dan berat bahan makanan yang dikonsumsi sehari-hari serta paparan dan intensitas cemaran kimia dalam makanan di masyarakat. Oleh karena itu, hasil Studi Diet Total ini akan dibahas holistik dari hulu ke hilir dengan para narasumber lintas sektor

Kemenkes dalam hal ini Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) berupaya memiliki hasil penelitian agar dapat menjadi informasi pendukung pengambilan kebijakan program kesehatan di unit utama Kementerian Kesehatan, tambah Menkes.

Masyarakat umum dapat melihat kelengkapan penelitian tersebut baik anggaran, waktu, lokasi hingga hasil penelitian.Semua pihak dapat mengakses aplikasi tersebut melalui tautan http://e-riset.litbang.kemkes.go.id. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat dalam membuat kebijakan terkait.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Sekretariat Jenderal Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Halo Kemkes melalui nomor hotline 500-567; SMS 081281562620, faksimili: (021) 52921669, website www.kemkes.go.id

|Sumber: www.depkes.go.id

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *