Belajar Dari Pengalaman Toni Merintis Usaha Roti Bakar

TERDAPAT banyak bisnis dan usaha yang ada saat ini. Akan tetapi tidak semua jenis usaha tersebut akan sesuai dengan pelajar. Hal tersebut dilihat dari faktor waktu, aktivitas, modal dan lain sebagainya. Karena faktor inilah, Toni Wahyu Wicaksono seorang mahasiswa Teknik Mesin angkatan 2014 Universitas Malahayati memilih usaha menjual Roti Bakar Jawa Barat di jl. Hj Komarudin, depan ruko Polinela.

Ia mulai menjalankan usaha pada tahun 2013 dengan segala usaha yang dikerjakannya. Selain roti bakar, ia pun pernah mencoba usaha lainnya seperti berjualan pakaian pada 2015 kemarin dan saat bulan ramadhan 2016 kemarin, ia berjualan telor ayam ras. Dari sinilah ia mendapatkan banyak pengalaman yang tidak semua orang miliki.

Pikiran usaha muncul dari diri sendiri dikarenakan dahulu setelah usai sekolah pernah merasakan kerja selma 3 tahun sebelum akhirnya kuliah. Mungkin dari kerja itulah sekarag ia sadar dan tau bagaimana susahnya mencari uang. Makadari itu, Toni mulai mencari usaha yang bisa menjadi sampingan dan tak mengganggu kuliahnya yang setidaknya bisa meringankan beban orang tua.

“Prinsip saya adalah niat, usaha, dan doa. Laksanakan! jangan takut gagal! selama tidak melanggar aturan negara dan agama. Kuncinya adalah katakan tidak untuk gengsi!,” ujar toni.

Begitulah prinsip yang ia pakai, sehingga ia dapat mempertahankan usahanya hingga sekarang. Hambatannya hanya jika ada beberapa dosen yang meminta jadwal perkuliahan malam atau dikarenakan terdapat kegiatan organisasi.

“Yang jelas dengan usaha yang saya jalankan, tak hanya mendapatkan uang tetapi banyak ilmu dan pengalaman bagaimana cara kita mengatur waktu agar semua berjalan adil,” ungkapnya.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

seventeen − eight =