Karier (Jabatan) Akademik Iskandar Muda (Part 1)

ISKANDAR Muda berkarier sebagai Dosen Tetap Fakultas Ekonomi Universitas Malahayati sejak 2010 dan Jabatan Akademik Asisten Ahli (AK 150) diraih pada 2013, untuk mendapatkan Jabatan AA tersebut  dengan “modal” satu Jurnal Nasional Terakreditasi. Selanjutnya pada 2014 mengajukan kenaikan Jabatan dan akhirnya pada 2015 Jabatan Akademik Lektor (AK 200) diraih dengan “modal” dua Jurnal Nasional Terakreditasi. Dan pada akhirnya pula Iskandar Muda Lulus Sertifikasi Dosen (Serdos) sesi I tahun 2015, artinya sejak saat itu negara mengakui sebagai “dosen profesional” dalam Bidang Ilmu Hukum. Bahkan salah-satu asesor berkomentar Lulus Serdos dengan “Kualitas Akademik Bagus.”

Selanjutnya sejak Februari 2016 Iskandar Muda dipindah tugaskan ke Fakultas Hukum Universitas Malahayati dengan mengampu mata kuliah yang berhubungan dengan Hukum Tata Negara. Baru saja beberapa bulan tugas di Fakultas Hukum Universitas Malahayati sudah menghasilkan karya yang ke-empat yaitu hasil penelitiannya telah dimuat dalam Jurnal Nasional Terakreditasi. Karya yang ke-empat ini merupakan “modal awal” yang bagus untuk mendapatkan Jabatan Akademik Lektor Kepala, tentunya dalam hal ini dengan syarat lainnya yaitu harus bergelar Doktor (S3). Oleh karena itu terhitung Tahun Ajaran Baru 2016/2017, Iskandar Muda studi lanjut di Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Trisakti, Jakarta.

Karya dalam bentuk Jurnal Internasional Bereputasi memang belum ada, Jurnal Internasional Bereputasi diperlukan ketika mengajukan Jabatan Akademik Guru Besar (Profesor). Sebagaimana diketahui setidaknya ada tiga persyaratan “pokok” untuk mendapatkan gelar Profesor, yaitu: (i) menyandang gelar Doktor (S3), (ii) lulus sertifikasi dosen, dan (iii) menghasilkan karya ilmiah yang dipublikasikan dalam Jurnal Internasional Bereputasi. Tentunya semua itu harus juga dibarengi dengan ketentuan dan jumlah angka kredit sebagaimana aturan hukum yang berlaku.

Ketika melihat karier (jabatan) akademik Iskandar Muda bisa dikatakan unik; karena bidang ilmunya Ilmu Hukum tetapi dimulai sebagai dosen tetap pada Fakultas Ekonomi Universitas Malahayati, bagaimana untuk mengatasi ini? karya ilmiah yang dihasilkan berkaitan dengan tema “Konstitusi Ekonomi”. Selain itu dalam rentang waktu 5 tahun sebagai dosen, Jabatan Akademik Lektor diraih dengan ijasah S2 (hanya dua tahun menyandang Jabatan Akademik Asisten Ahli; kenaikan Jabatan Akademik tercepat di Universitas Malahayati) dan juga berhasil Lulus Serdos. Begitu pula ke-empat karya ilmiah/ penelitiannya dilakukan secara mandiri (salah-satu karyanya dilakukan bersama dengan dosen lainnya) dan baru mendapatkan honor dari pihak penerbit ketika karyanya dipublikasikan. Ke-empat karya tersebut dimuat dalam Jurnal Nasional Terakreditasi yang diterbitkan oleh Lembaga Negara (Mahkamah Konstitusi & Komisi Yudisial).

Selanjutnya ->

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *