Badak Jawa; Mamalia Terlangka Endemik Indonesia Yang Hampir Punah

BADAK jawa, bernama latin Rhinoceros sondaicus merupakan salah satu spesies satwa terlangka di dunia. Jumlah populasinya diperkirakan tak lebih dari 60 ekor di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK). Selain itu ada 8 ekor lagi di Taman Nasional Cat Tien, Vietnam. Badak ini juga termasuk spesies badak yang paling langka diantara lima spesies badak yang ada di dunia yang masuk dalam daftar merah badan konservasi dunia IUCN, yaitu dalam kategori sangat terancam atau critically endangered. Saat ini hanya tersisa 5 spesies Badak, 2 spesies diantaranya terdapat di Indonesia.

Badak Jawa biasanya berwarna abu-abu kehitaman. Memiliki satu cula, dengan panjang sekitar 25 cm namun ada kemungkinan tidak tumbuh atau sangat kecil sekali pada betina. Berat badan seekor Badak Jawa bisa mencapai 900–2300 kg, dengan panjang tubuh sekitar 2–4 m. Tingginya bisa mencapai hampir 1,7 m.

Ciri-ciri Fisik Badak Jawa:

Kulit Badak Jawa memiliki semacam lipatan sehingga tampak seperti memakai tameng baja. memiliki rupa mirip dengan badak India namun tubuh dan kepalanya lebih kecil dengan jumlah lipatan lebih sedikit. Bibir atas lebih menonjol sehingga bisa digunakan untuk meraih makanan dan memasukannya ke dalam mulut. Badak termasuk jenis pemalu dan penyendiri.

Di Indonesia, Badak Jawa dahulu diperkirakan tersebar di Pulau Sumatera dan Jawa. Di Sumatera saat itu badak bercula satu ini tersebar di Aceh sampai Lampung. Di Pulau Jawa, badak Jawa pernah tersebar luas diseluruh Jawa.

Sayangnya, saat ini hanya tinggal beberapa spesies badak yang masih tersisa di dunia. Seperti:

  • Badak Sumatera (Sumatran rhino) bercula dua atau Dicerorhinus sumatrensis. Terdapat di Pulau Sumatera (Indonesia) dan Kalimantan (Indonesia dan Malaysia).
  • Badak Jawa (Javan rhino) bercula satu atau Rhinocerus sondaicus. Terdapat di Pulau Jawa (Indonesia) dan Vietnam
  • Badak India (Indian rhino) bercula satu atau Rhinocerus unicornis. Tedapat di India dan Nepal.
  • Badak Hitam Afrika bercula dua (Black Rhino) atau Diceros bicormis. Terdapat di Kenya, Tanzania, Kamerun, Afrika Selatan, Namibia dan Zimbabwe.
  • Badak Putih Afrika bercula dua (White Rhino) atau Cerathoterium simum. Terdapat di Kongo.

Baca selengkapnya

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × one =