Alexander Fleming Dikenal Dunia Sebagai Penemu Penisilin

Perkembangan ilmu pengetahuan bergerak begitu cepat di masa sekarang. Setiap penemuan menuntun kepada penemuan-penemuan baru yang tak bisa lagi dihitung jumlahnya. Bisa dikatakan pemahaman imiah kita terus berkejaran dengan waktu. Begitu besar wujud perkembangan dunia ilmu pengetahuan dan begitu besar pula dampaknya terhadap gaya hidup kita yang terkadang tidak pernah kita bayangkan sebelumnya.

Hal ini juga bisa dilihat pada berbagai perkembangan dunia medis dan kesehatan. Meskipun masih begitu banyak komplain terhadap pelayanan kesehatan yang masih belum memadai, kita harus bersyukur bahwa pada masa ini berbagai penemuan di dunia kesehatan telah mampu menanggulangi berbagai penyakit yang jauh beberapa abad bahkan dekade sebelumnya belum bisa disembuhkan.

Penisilin (Penicilin) ditemukan oleh Alexander Fleming di tahun 1928 dan merupakan bahan pelajaran yang paling sering dibahas. Penisilin termasuk dalam “pengubah alur permainan” dalam dunia kedokteran karena pada dasarnya penemuan penisilin menjadi awal penemuan-penemuan antibiotik selanjutnya yang kita gunakan untuk memerangi bakteri. Sebelumnya, jika anda mengalami infeksi besar karena luka pada kaki, maka anda harus memilih antara dua hal yakni amputasi atau kematian.

Alexander Fleming dikenal dunia sebagai penemu dari penisilin, yang merupakan anti biotik yang dapat mengobati berbagai jenis infeksi. Alexander Fleming dilahirkan tahun 1881 di Lochfield, Skotlandia.

Baru tahun 1928 Fleming berhasil menemukan sesuatu yang berarti. Laboratoriumnya membiakkan bakteri “staphylococcus“, dibiarkan terbuka begitu saja di udara dan menjadi kotor serta busuk. Fleming menemukan dalam pembiakan sekitar pembusukan itu, bakteri menjadi cair. Dengan cepat dia menyimpulkan bahwa pembusukan itu menghasilkan sesuatu substansi yang beracun terhadap bakteri “staphylococcus”. Segera dia mampu menunjukkan bahwa substansi serupa berada pada pertumbuhan berbagai jenis bakteri yang berbahaya. Substansi itu diberi nama penisilin, sesudah kejadian pembusukan (penicillium notatum) bukanlah merupakan cairan baik bagi manusia maupun binatang.

Hasil penemuan Fleming ini disiarkan tahun 1929, tetapi pada mulanya tidak banyak menarik perhatian. Fleming mengemukakan bahwa penicilin punya arti penting buat pengobatan. Namun, dia sendiri tak mampu mengembangkan teknik untuk memurnikan penisilin, dan lebih dari sepuluh tahun lamanya obat yang penting itu tetap tinggal.|Dari berbagai sumber.

 

1 reply

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *