Gravity Settling Chamber: Alat Pengendali Partikulat

UDARA merupakan faktor yang penting dalam kehidupan, namun dengan meningkatnya pembangunan fisik kota dan pusat-pusat industri, kualitas udara telah mengalami perubahan. Udara yang dulunya segar kini kering dan kotor. Hal ini bila tidak segera ditanggulangi, perubahan tersebut dapat membahayakan kesehatan manusia, kehidupan hewan serta tumbuhan.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah RI No. 41 tahun 1999 mengenai Pengendalian Pencemaran udara, yang dimaksud dengan pencemaran udara adalah masuknya atau dimaksuknya zat, energi dan/atau komponen lain ke dalam udara ambient oleh kegiatan manusia sehingga mutu udara ambient turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambient tidak memenuhi fungsinya. Sedangkan Pengendalian pencemaran udara meliputi pengendalian dan usaha dan/atau kegiatan sumber bergerak, sumber bergerak spesifik, sumber tidak bergerak, dan sumber tidak bergerak spesifik yang dilakukan dengan upaya pengendalian emisi dan/atau sumber gangguan yang bertujuan untuk mencegah turunnya mutu udara ambien.

Settling Chamber adalah alat pengendali debu pertama yang sering dipakai untuk menurunkan emisi debu tetapi pada saat ini sudah jarang sekali digunakan. Karena efisiensi pengumpulnya yang rendah, settling chamber tidak dapat digunakan untuk memenuhi standar emisi yang ada (peraturan pemerintah yang ada). Tetapi settling chamber masih dapat digunakan sebagai penangkap debu awal (pre-collection) untuk alat pengendali partikulat yang lain seperti electrostatic precipitator atau fabric filter untuk menghilangkan (menangkap) partikel dengan ukuran besar.

Prosedur desain diberikan oleh Jacob dan Dhodapkar pada 1997. Mekanisme utamanya ada dua yaitu gaya grafitasi dan gaya inersia. Berbeda dengan gaya grafitasi, gaya inersia ini disebabkan karena perubahan arah aliran yang menyebabkan partikel terlempar.

Kecepatan aliran gas yang mengandung partikel akan berkurang di dalam chamber. Semua partikulat di dalam aliran gas akan dipengaruhi oleh gaya grafitasi bumi . Dengan kecepatan aliran gas yang berkurang (rendah) di dalam chamber, partikel dengan ukuran diameter besar (>40 μm) akan turun ke bawah dan jatuh ke dalam hopper.

Kelebihan dari settling chamber adalah:

  • Desain alat sederhana, mudah untuk dibuat konstruksinya
  • Pemeliharaan yang mudah dan biaya pemeliharaan sangat rendah

Kekurangan dari settling chamber adalah:

  • Ukurannya Besar, Memerlukan Lahan Yang Luas
  • Harus Dibersihkan Secara Manual Dalam Interval Waktu Tertentu
  • Hanya Dapat Menyisihkan Partikel Berukuran Besar (10-50mm)

image

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *