Materi Pengenalan Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara Oleh Rektor Universitas Malahayati

KEGIATAN Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) hari pertama berlangsung lancar di gedung Graha Bintang Unniversitas Malahayati pada Rabu, 21 September 2016. Kegiatan yang bertemakan “Melalui PKKMB Kita Bentuk Generasi Cerdas, Beretika dan Religius“ ini dihadiri oleh Rektor Universitas Malahayati, Wakil Rektor beserta jajarannya, dosen, tamu undangan, panitia dan seluruh mahasiswa/i baru tahun ajaran 2016/2017.

Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi, SH MH, mengisi kegiatan PKKMB ini dengan materi yang berjudul “Pengenalan Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara”. Sebelum ia membahas mengenai materinya ia bercerita tentang biografi dan memotivasi seluruh mahasiswa/i menjadi semangat dalam menempuh pendidikan.

“Hidup ini semakin luas jaringan komunikasi maka akan semakin mudah berkembang. Jaringan yang luas akan meningkatkan level kehidupan seseorang,” kata Kadafi,

Ia menambahkan, untuk mengembangkan potensi yang kita miliki maka dibutuhkan jiwa Entrepreneurship/jiwa kewirausahaan yang dibangun bertujuan untuk menjembatani antara ilmu dengan kemampuan pasar. Rejeki kadang-kadang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan jadi, jangan pernah berhenti berkopetensi dan terus manfaatkan semua peluang yang ada. Ketika kita sudah sibuk dan berjaya dalam kesuksesan maka jangan pernah lupa menjaga kesehatan. “Orang sukses lupa dengan kesehatan,” kata Kadafi. Maka tidak heran jika banyak pengusaha sukses yang meninggal di usia muda.

Materi Pengenalan Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara 

Pengertian Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesamaan asal keturunan, bahasa, ideologi, budaya, dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. Sedangkan berbangsa adalah manusia yang mempunyai landasan etika, bermoral, dan ber-akhlak mulia dalam bersikap mewujudkan makna sosial dan adil.

Negara adalah suatu wilayah yang kekuasaannya baik politik, militer, ekonomi, sosial maupun budayanya diatur oleh suatu pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Sedangkan bernegara adalah manusia yang memiliki kepentingan sama dan menyatakan dirinya sebagai satu bangsa serta berproses di dalam satu wilayah dan mempunyai cita-cita yang berlandaskan niat untuk bersatu dalam membangun rasa nasionalisme .

Yang dimaksud dengan “kesadaran berbangsa dan bernegara”, adalah sadar bahwasanya kita berada di tempat yang memiliki bahasa, ideologi, budaya, dan/atau sejarah yang sama dan mempunyai aturan-aturan baik dalam bidang politik, militer, ekonomi, sosial maupun budaya yang diatur oleh Negara. Kesadaran berbangsa dan bernegara merupakan sikap yang harus sesuai dengan kepribadian bangsa yang dikaitkan dengan cita-cita dan tujuan hidup bangsa itu sendiri. 

Setelah ia menyampaikan materi mengenai pengenalan kehidupan berbangsa dan bernegara, ia berpesan kepada seluruh mahasiswa/i agar terus semangat belajar dan berusa serta dibantu dengan iringan doa yang tiada hentii kepada Allah SWT. “Allah SWT semakin kita meminta pertolongan maka akan semakin senang,” ujar Kadafi.[]

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *