Apa Kata Rektor Kadafi Tentang Pengusaha Berpolitik

Rektor Universitas Malahayati Dr Muhammad Kadafi SH MH memaparkan tren baru pengusaha berpolitik. “Seharusnya, pengusaha fokus pada jalurnya, dan pelaku politik juga fokus pada kepolitikannya,” kata rektor yang juga Ketua Umum HIPMI Lampung ini di kampus yang terletak di Jalan Pramuka, Bandar Lampung, kemarin.

Kendati demikian, Dr Kadafi melanjutkan, bahwa tak ada salahnya juga jika seorang pengusaha berminat banting stir ke dunia politik. “Namun, alangkah baiknya itu dilakukan ketika si pengusaha itu telah memiliki kematangan dan kedewasaan dalam memimpin,” katanya.

Menurut rektor yang juga adalah salah satu pimpinan di NU Pusat ini,  seorang pengusaha akan dinilai berhasil jika ia sudah menunjukkan kepiawaiannya dalam memimpin dan mampu menyejahterakan karyawan yang dipimpinnya. “Apalagi jika bisnisnya memberi dampak positif untuk publik,” katanya.

Jika sudah demikian, Dr Kadafi menambahkan, maka tak ada salahnya ia mengadi untuk kepentingan publik melalui jalur politik.

“Kita yakin, pengusaha seperti itu di saat ia menjadi pemimpin maka akan benar-benar mengabdikan diri kepada masyarakat dan menjadi  pemimpin yang bisa menjad tauladan masyarakat. Ia tak lagi berfikir untuk kepentingan pribadi tetapi lebih kepada kemaslahatan umat,” katanya.

Pernyataan itu disampaikannya pada seminar nasional bertema “Mewujudkan Pemilu yang Jujur, Adil, Bersih dan Transparan” yang diselenggarakan Universitas Malahayati. Dr Kadafi adalah salah satu pembicara pada seminar ini. Bahkan panitia juga menghadirkan salah seorang Pemimpin Badan Pengawas Pemulu (Bawaslu) RI, Nasrullah SH MH. Ia memimpin Divisi Sosialisasi, Humas dan Hubal. []

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *