Di Lampung, Akafarma Hanya Ada di Malahayati

MESKIPUN memiliki peluang karier lulusan Akademi Analisis Farmasi dan Makanan (Akafarma) di Lampung terbuka lebar, namun belum banyak perguruan tinggi yang membuka program studi ini. Saat ini untuk di Lampung, baru Universitas Malahayati yang sudah memiliki prodi Akafarma.

Direktur Akafarma Universitas Malahayati (Unimal), Agustin Retnaningsih. S.Si., Apt., mengatakan, peluang kerja lulusan  Akafarma di Lampung masih terbuka lebar. Mengingat banyak industri yang membutuhkan teknisi penguji makanan.

“Pengujian terhadap makanan maupun obat-obat biasa dilakukan oleh mahasiswa Akafarma. Sehingga hal yang wajar jika perusahaan maupun industri yang bergerak dibidang makanan membutuhkan tenaga lulusan A.Md. Analis,” kata dia.

Menurutnya, tidak sedikit perguruan tinggi kesehatan di Lampung,  membuka prodi yang beruhungan dengan farmasi, hanya sebatas pelayanan saja atau lebih dikenal dekenal Akademi Farmasi (Akfar), pekerjaannya biasanya hanya sebatas menjadi apoteker.

“Sedangkan Akafarma, Ilmu Farmasi itu tak hanya pelayanan, namun juga mencakup pengujian atas sebuah peroduk makanan dan obat-obatan. Podi ini baru ada di Malahayati,” kata dia.

Di Lampung sendiri banyak industri yang bergerak di bidang makanan yang membutuhkan tenaga Akafarma seperti, Gread Giant Pineple (GGP) bergerak di bidang Koptil, kemudian Sugar Groub Company (SGC) dan Gunung Madu Plantations (GMP) penghasil gula, Sinar Mas, PTPN7. []

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

two × 3 =