Dari Tepi Danau Malahayati Surah Yasin Berkumandang

DANAU itu terletak tepat di penurunan bukit Rumah Sakit Pertamina-Bintang Amin, Kompleks Kampus Universitas Malahayati, Bandar Lampung. Diapit dua jalan, kiri menuju gedung rektorat, kanan kompleks perumahan dosen.

Penghuni kompleks kampus sering memancing ikan di danau ini. Biasanya mereka terlihat melempar tali pancing dari tengah-tengah danau yang ada pulaunya.

Selain itu, danau ini juga yang sering dilakukan menjadi tempat latihan Tim SAR Universitas Malahayati.

Nuansa berbeda terjadi di setiap pekan. Seperti ketika penulis dari malahayati.ac.id mengunjungi tempat ini pada Sabtu 23 Mei 2015. Di sini diselenggarakan ritual pembacaan doa dari anak-anak yatim, sekaligus santunan dari kampus untuk mereka.

Di tepi danau yang dikelilingi pepohonan ini terdengar lantunan ayat al-Qur’an, surah Yasin. Puluhan undangan yang hadir mengikuti kegiatan dengan hikmat. Pepohonan yang rindang juga menambah kesejukan di acara yang mendamaikan hati ini.

Kegiatan religi ini diawali dengan shalat zuhur berjamaah, pembacaan surat yasin dan doa serta makan bersama. Acara anak yatim dan ibunya dipersilahkan memancing dan ikan yang didapat diperbolehkan dibawa pulang.

Jika disimak dengan seksama, sungguh jelas anak-anak yatim itu memanjatkan doa kepada Allah agar Universitas Malahayati terus berkembang dan maju.

Di antara anak-anak yatim yang berdoa itu, ada juga yang sudah remaja. Mereka semuanya kini sedang menimba ilmu di Universitas Malahayati. Mereka mendapat bea siswa dari kampus. Selain dibebaskan dari beban biaya, mereka tetap mendapat santunan.

“Acara danau cukup bagus bagi kepribadian anak-anak yang sudah tidak memiliki ayah, karena dengan adanya acara tersebut membentuk kepribadian yang religius, dengan diadakan pengajian dan membaca surat yasin sekaligus anak-anak merasa diperhatikan” ujar Elismawati, salah seorang undangan yang tinggal di daerah Gadingrejo Timur, Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu.

Santunan dan pembinaan anak-anak yatim ini memang menjadi kewajiban yang langsung diperintahkan oleh Rusli Bintang. Rusli Bintang adalah pendiri Universitas Malahayati yang saat ini adalah Ketua Dewan Pembina Yayasan Alih Teknologi yang menjadi badan hukum Universitas Malahayati.

Kewajiban menyantuni anak-anak yatim berlaku untuk seluruh pimpinan, dosen, dan staf di Universitas Malahayati. Bahkan untuk mahasiswa juga dikenakan kewajiban yang serupa. []

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *