Pendapat Mahasiswa Tentang Perpustakaan Malahayati

HIJAU dan teduhnya suasana perpustakaan Universitas Malahayati, Bandarlampung. Lumbung ilmu terbesar di kampus ini diberi nuansa nusantara dari Sabang sampai Meurauke. Berjejer berbagai rumah adat dari berbagai daerah menjadi tempat mahasiswa belajar.

Shelva salah satu pengunjung perpustakaan mengaku senang berkunjung ke perpustakaan untuk mencari bahan tugas. “Nyaman,” kata mahasiswi Prodi Akafarma Universitas Malahayati ini. “Suarjana dan fasilitasnya sangat bagus dan baik.”

Di malam hari pun mahasiswa ada yang belajar di sini. Misalnya, ketika malahayati.ac.id berkunjung ke sini, ada sekelompok asisten dosen Lab Fisiologi Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati yang akan melaksanakaan persamaan presepsi. Mereka sedang mempersiapkan kegiatan praktikum.

“Kami memanfaatkan tempat yang tenang di perpustakaan sehingga kosentrasi bisa tejaga,” kata Elang, asisten dosen lab fisiologi angkatan 2013.

Elang mengatakan sangat sering datang ke perpustakaan, karena fasilitas yang menunjang sangat lengkap. Ia berharap koleksi buku diperbanyak. “Karena sangat menunjang pembelanjaran di fakultas,” kata Elang.

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 + 20 =