Sederet Pengalaman Profesor Umar

KESEHATAN Lingkungan dan Penyakit Menular merupakan bidang keilmuannya, mulai dari pencemaran dan kesehatan, hingga Genomic Environmental Epidemiology. Pengalamannya juga panjang, antara lain Direktur Jenderal Pemberantasan Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan Departemen Kesehatan, Kepala Badan Litbang Departemen Kesehatan, dan Ketua Lembaga Penelitian Universitas Indonesia.

Sejumlah penghargaan juga sudah diterimanya. Di antaranya Djuned Pusponegoro Award (1991), Karya Satya Lencana 1995, Ksatria Bhakti Husada (2000), Endeavour Award 2007. Ia juga adalah alumni Lemhannas KSA V pada tahun 1995.

Dialah Prof. dr. Umar Fahmi Achmadi, MPH, PhD. Lahir di Cilacap 5 Oktober 1949, ia menyelesaikan pendidikannya di Fakultas Kedokteran UI (1973), Master of Public Health University of the Philippines dan PhD di Griffith University Australia. Pada 1975 sampai saat ini Umar masih mengajar di FKM UI.

Selain itu, Umar juga mengemban tugas sebagai Ketua Nasional Penyelenggaraan Pekan Imunisasi Nasional Pemberantasan Polio (2002), Ketua Penanggung Jawab Penanggulangan Wabah SARS Nasional 2003, Direktur Gerakan Terpadu Nasional Pemberantasan TBC, Direktur Gerakan Brantas Kembali Malaria.

Umar juga termasuk Ketua dan Pendiri Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia, Ketua Umum Ikatan Dokter Kesehatan Kerja Indonesia, Anggota Japan Society For Air Pollution, Anggota lembaga Epidemiologi Kesehatan Lingkungan. Beliau juga sebagai Adjunct Professor at Grififth University (Australia), serta mengajar di berbagai Universitas negeri di Indonesia. Sekarang menjabat sebagai Wakil Rektor I Institut Kesehatan Indonesia, Jakarta.

Beliau merupakan seorang peneliti, pengajar, birokrat, penulis jurnal dan buku yang karyanya sering dipublikasikan di berbagai acara Nasional dan Internasional.

Puluhan penelitian telah dilakukannya diantaranya Air Pollution in Indonesia yang ditampilkan pada konferensi polusi udara ketiga di Jepang, Transformation of Health in Indonesia, Consultative Meeting of Experts Environmental Epidemiology in ASEAN Countries (1995), Agricultural Injuries in Indonesian (WHO, 1991), The environmental Risk Factor Of The Episode Of Upper Respiratory Tract Infection Among The Under Fivers (Bergen, Norway, 1992), Factors Affecting the Behavioral Exposure to Pesticide (1993). Buku yang ditulis dan beredar adalah Manajemen Penyakit Berbasis Wilayah (2005), Imunisasi mengapa perlu (2006) serta buku ke 3 Kesehatan Masyarakat 21 (2007). []

Laporan: Arjoni Tanjung (IKI-Jakarta)

2 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *